Perbedaan 1inch Network dan Somnia: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.487 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp81,45M), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.601 (kapitalisasi pasar Rp387,09M, volume 24 jam Rp39,79M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Somnia, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 243,2M / 1B SOMI (25%) milik Somnia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Somnia selama 33 Hari.
| 1INCH | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp387,09M |
Volume (24h) | Rp81,45M | Rp39,79M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →