Perbedaan 1inch Network dan SHIBA INU: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.491 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp82,35M), sedangkan SHIBA INU diperdagangkan di Rp0,0793 (kapitalisasi pasar Rp46,69T, volume 24 jam Rp1,02T). Perbedaan utamanya: SHIBA INU jauh lebih besar — sekitar 22,2× kapitalisasi pasar 1inch Network, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 589,2T / 589,6T SHIB (100%) milik SHIBA INU. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan SHIBA INU selama 103 Hari.
| 1INCH | SHIB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp46,69T |
Volume (24h) | Rp82,35M | Rp1,02T |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 589,2T / 589,6T SHIB (100%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 103 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan pada Rp1.478 dengan sinyal teknis netral. Posisi harga berada di antara support utama Rp1.457 dan resistance Rp1.503, mencerminkan konsolidasi jangka pendek. Market cap mencapai Rp2,09 triliun dengan 95% token beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support, namun risiko volatilitas tinggi mengingat sinyal teknis yang beragam. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan untuk konfirmasi arah selanjutnya.
SHIB saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp0,07937 dan kapitalisasi pasar Rp46,69T. Token ini berada dalam tren turun jangka pendek dengan indikator moving average yang sangat bearish (13 sinyal jual, 0 beli), meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Supply yang hampir penuh (100%) dan rata-rata hold time 103 hari mengindikasikan distribusi token yang matang. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level oversold RSI jangka pendek, namun tekanan jual dari moving average dan ADX menguatkan tren turun. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas, volatilitas ekstrem khas crypto, dan ketergantungan pada sentimen pasar tanpa dukungan fundamental kuat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Shiba Inu (SHIB) adalah token yang dibuat sebagai alternatif berbasis Ethereum untuk Dogecoin (DOGE). Ekosistem Token Shiba Inu mendukung proyek seperti inkubator seni NFT dan pertukaran terdesentralisasi Shibaswap.
Selengkapnya di halaman SHIB →