Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja 1inch Network (1INCH) vs iExec RLC (RLC)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan 1inch Network dan iExec RLC: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.489 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp81,28M), sedangkan iExec RLC diperdagangkan di Rp4.746 (kapitalisasi pasar Rp413,53M, volume 24 jam Rp26,84M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar iExec RLC, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 87M / 87M RLC (100%) milik iExec RLC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan iExec RLC selama 35 Hari.

1INCHRLC
Kap. Pasar
Rp2,1TRp413,53M
Volume (24h)
Rp81,28MRp26,84M
Suplai yang Beredar
1,4B / 1,5B 1INCH (95%)87M / 87M RLC (100%)
Typical Hold Time
125 Hari35 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

1INCH
50% Beli50% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 125 Hari
RLC
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 35 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang 1inch Network

1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.

Selengkapnya di halaman 1INCH

Tentang iExec RLC

iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.

Selengkapnya di halaman RLC