Perbedaan 1inch Network dan Neo: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.491 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp81,28M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp30.147 (kapitalisasi pasar Rp2,12T, volume 24 jam Rp66,27M). Perbedaan utamanya: 1inch Network dan Neo berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Neo selama 94 Hari.
| 1INCH | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp2,12T |
Volume (24h) | Rp81,28M | Rp66,27M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 125 Hari | 94 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →