Perbedaan 1inch Network dan Mira: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.473 (kapitalisasi pasar Rp2,08T, volume 24 jam Rp75,02M), sedangkan Mira diperdagangkan di Rp700,16 (kapitalisasi pasar Rp226,43M, volume 24 jam Rp101,47M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 321,5M / 1B MIRA (33%) milik Mira. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Mira selama 22 Hari.
| 1INCH | MIRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,08T | Rp226,43M |
Volume (24h) | Rp75,02M | Rp101,47M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 321,5M / 1B MIRA (33%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
1INCH Network saat ini diperdagangkan di Rp1.487 dengan kapitalisasi pasar Rp2,1T, menunjukkan sinyal teknis netral dengan moving averages bullish dan osilator netral. Token telah mencapai 95% sirkulasi dengan rata-rata hold time 125 hari. Harga berada di zona support kunci Rp1.481-Rp1.488 dengan resistance di Rp1.496-Rp1.511. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang dari momentum bullish moving averages, namun dibatasi oleh sinyal osilator yang lemah. Risiko utama termasuk volatilitas crypto tinggi, ketidakpastian regulasi, dan ketergantungan pada aktivitas perdagangan DEX. Investor harus memantau level support Rp1.466 sebagai zona kritis.
Token MIRA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp724,0515 dan market cap Rp233M. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang sangat bearish, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level pivot Rp726, dengan support kuat di Rp718 dan resistance di Rp738. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 33% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, namun fundamental tokenomics yang terbatas bisa menjadi katalis jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karena volume rendah dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau breakout di atas Rp738 untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →