Perbedaan 1inch Network dan Terra: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.467 (kapitalisasi pasar Rp2,07T, volume 24 jam Rp82,29M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp783,43 (kapitalisasi pasar Rp553,68M, volume 24 jam Rp78,09M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Terra selama 82 Hari.
| 1INCH | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,07T | Rp553,68M |
Volume (24h) | Rp82,29M | Rp78,09M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 125 Hari | 82 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
1INCH Network saat ini diperdagangkan di Rp1.487 dengan kapitalisasi pasar Rp2,1T, menunjukkan sinyal teknis netral dengan moving averages bullish dan osilator netral. Token telah mencapai 95% sirkulasi dengan rata-rata hold time 125 hari. Harga berada di zona support kunci Rp1.481-Rp1.488 dengan resistance di Rp1.496-Rp1.511. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang dari momentum bullish moving averages, namun dibatasi oleh sinyal osilator yang lemah. Risiko utama termasuk volatilitas crypto tinggi, ketidakpastian regulasi, dan ketergantungan pada aktivitas perdagangan DEX. Investor harus memantau level support Rp1.466 sebagai zona kritis.
Token LUNA saat ini diperdagangkan di Rp772,04 dengan sinyal teknis bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. Pivot point menunjukkan support kunci di Rp716-748 dan resistance di Rp780-813. RSI dalam zona netral menunjukkan ruang untuk pergerakan lebih lanjut. Hold time rata-rata 82 hari mengindikasikan holding pattern jangka menengah di kalangan investor.
Outlook keseluruhan netral-bullish dengan momentum positif dari osilator namun perlu melewati resistance Rp780 untuk konfirmasi breakout. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi khas crypto dan tekanan jual di moving averages. Peluang terletak pada potensi breakout jika volume mendukung.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →