Perbedaan 1inch Network dan Lombard Staked BTC: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.489 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp81,45M), sedangkan Lombard Staked BTC diperdagangkan di Rp1.147.625.058 (kapitalisasi pasar Rp13,43T, volume 24 jam Rp11,7M). Perbedaan utamanya: Lombard Staked BTC jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar 1inch Network, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan Lombard Staked BTC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Lombard Staked BTC selama 13 Hari.
| 1INCH | LBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp13,43T |
Volume (24h) | Rp81,45M | Rp11,7M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 11,8K LBTC |
Typical Hold Time | 125 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →LBTC adalah aset Bitcoin likuid dari Lombard yang menghubungkan Bitcoin dengan ekosistem DeFi. Didukung 1:1 oleh BTC, LBTC memungkinkan pemegangnya memperoleh yield dari staking Babylon sekaligus menggunakan Bitcoin untuk aktivitas DeFi seperti trading, lending, borrowing, dan yield farming melalui desain yang secara native bersifat lintas chain.
Selengkapnya di halaman LBTC →