Perbedaan 1inch Network dan Flare: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.484 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp82,94M), sedangkan Flare diperdagangkan di Rp107,34 (kapitalisasi pasar Rp9,33T, volume 24 jam Rp32M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar 1inch Network, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Flare selama 32 Hari.
| 1INCH | FLR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp9,33T |
Volume (24h) | Rp82,94M | Rp32M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 86,9B FLR |
Typical Hold Time | 125 Hari | 32 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
1INCH Network saat ini diperdagangkan di Rp1.487 dengan kapitalisasi pasar Rp2,1T, menunjukkan sinyal teknis netral dengan moving averages bullish dan osilator netral. Token telah mencapai 95% sirkulasi dengan rata-rata hold time 125 hari. Harga berada di zona support kunci Rp1.481-Rp1.488 dengan resistance di Rp1.496-Rp1.511. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang dari momentum bullish moving averages, namun dibatasi oleh sinyal osilator yang lemah. Risiko utama termasuk volatilitas crypto tinggi, ketidakpastian regulasi, dan ketergantungan pada aktivitas perdagangan DEX. Investor harus memantau level support Rp1.466 sebagai zona kritis.
FLR saat ini diperdagangkan pada Rp107,41 dengan kapitalisasi pasar Rp9,33 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan analisis moving averages dan indikator ADX. Aset ini berada dalam fase konsolidasi dengan waktu holding rata-rata 32 hari, mengindikasikan aktivitas trading jangka menengah. Posisi harga saat ini berada di sekitar level pivot point Rp107, dengan support kuat di Rp104-106 dan resistance di Rp108-110.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kunci, sementara risiko utama mencakup momentum bearish yang kuat dan rendahnya momentum pembelian berdasarkan indikator teknis. Investor perlu memantau ketat level support untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →