Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan Artificial Superintelligence Alliance: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.272 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp148,77M), sedangkan Artificial Superintelligence Alliance diperdagangkan di Rp2.859 (kapitalisasi pasar Rp6,44T, volume 24 jam Rp2,75T). Perbedaan utamanya: Artificial Superintelligence Alliance jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar 1inch Network, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 2,2B / 2,7B FET (83%) milik Artificial Superintelligence Alliance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan Artificial Superintelligence Alliance selama 59 Hari.
| 1INCH | FET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp6,44T |
Volume (24h) | Rp148,77M | Rp2,75T |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 2,2B / 2,7B FET (83%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 59 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Token FET saat ini diperdagangkan pada Rp2.912, menunjukkan sinyal teknis bearish dengan tekanan jual dominan dari rata-rata bergerak dan osilator. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp2.877) dan pivot point (Rp2.993), mencerminkan volatilitas tinggi dalam ekosistem kripto. Sirkulasi token mencapai 83% dari suplai maksimum 2,7 juta FET, dengan waktu hold rata-rata 59 hari yang mengindikasikan holding jangka menengah oleh investor.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko koreksi lebih lanjut, namun fundamental jaringan yang stabil memberikan dasar untuk pemulihan. Peluang utama terletak pada rebound dari level support kunci, sementara risiko termasuk volatilitas ekstrem dan tekanan jual institusional. Investor harus memantau ketat level Rp2.704 (S3) sebagai zona kritis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Fetch.AI adalah laboratorium kecerdasan buatan (AI) yang membangun jaringan pembelajaran mesin terbuka, tanpa izin, dan terdesentralisasi dengan ekonomi kripto. Fetch.ai mendemokratisasi akses ke teknologi AI dengan jaringan trustless yang memungkinkan siapa saja dapat terhubung dan mengakses dataset yang aman dengan menggunakan AI otonom untuk menjalankan tugas-tugas yang memanfaatkan jaringan data globalnya.
Selengkapnya di halaman FET →