Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja 1inch Network (1INCH) vs dYdX (DYDX)

1inch Network
dYdX

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan 1inch Network dan dYdX: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.265 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp151,49M), sedangkan dYdX diperdagangkan di Rp2.453 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp259,23M). Perbedaan utamanya: dYdX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 848,3M / 1B DYDX (85%) milik dYdX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan dYdX selama 55 Hari.

1INCHDYDX
Kap. Pasar
Rp1,8TRp2,1T
Volume (24h)
Rp151,49MRp259,23M
Suplai yang Beredar
1,4B / 1,5B 1INCH (95%)848,3M / 1B DYDX (85%)
Typical Hold Time
122 Hari55 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

1inch Network

Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.

dYdX

DYDX saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp2.299,66, didorong oleh sinyal negatif dari moving averages meski osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp1,95 triliun dengan supply yang hampir penuh tersirkulasi. Tidak ada update protokol besar baru-baru ini, namun aktivitas on-chain tetap stabil dengan hold time rata-rata 55 hari.

Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan peluang rebound dari level support Rp2.173. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan regulator crypto global. Investor perlu memantau volume trading dan perkembangan ekosistem decentralized exchange untuk sinyal perubahan tren.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

1INCH
52% Beli48% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 122 Hari
DYDX
91% Beli9% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 55 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang 1inch Network

1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.

Selengkapnya di halaman 1INCH

Tentang dYdX

DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.

Selengkapnya di halaman DYDX