Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan DIA: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.274 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp156,03M), sedangkan DIA diperdagangkan di Rp1.820 (kapitalisasi pasar Rp218,29M, volume 24 jam Rp30,17M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 119,7M / 200M DIA (60%) milik DIA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan DIA selama 25 Hari.
| 1INCH | DIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp218,29M |
Volume (24h) | Rp156,03M | Rp30,17M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 119,7M / 200M DIA (60%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
DIA saat ini diperdagangkan pada Rp1.825 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki market cap Rp222,67 juta dengan supply beredar 60% dari total 200 juta token. Harga berada dekat support S3 Rp1.810, menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kuat, sementara risiko termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →