Perbedaan 1inch Network dan CoW Protocol: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.487 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp81,45M), sedangkan CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.803 (kapitalisasi pasar Rp1,04T, volume 24 jam Rp41,21M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar CoW Protocol, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 575,6M / 1B COW (58%) milik CoW Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan CoW Protocol selama 21 Hari.
| 1INCH | COW | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp1,04T |
Volume (24h) | Rp81,45M | Rp41,21M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 575,6M / 1B COW (58%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →