Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan Core: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.270 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp156,03M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp445,4 (kapitalisasi pasar Rp556,26M, volume 24 jam Rp79,8M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 1,2B / 2,1B CORE (60%) milik Core. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan Core selama 37 Hari.
| 1INCH | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp556,26M |
Volume (24h) | Rp156,03M | Rp79,8M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
CORE saat ini diperdagangkan di Rp439,32 dengan kapitalisasi pasar Rp558,41 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Token berada di zona support kritis S1 (Rp438), dengan sirkulasi supply 60% dari total 2,1 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp428 jika level Rp438 tidak bertahan. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp466, namun volume trading yang rendah dan sentimen pasar kripto global yang hati-hati membatasi potensi kenaikan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →