Perbedaan 1inch Network dan Chainbase: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.483 (kapitalisasi pasar Rp2,09T, volume 24 jam Rp79,6M), sedangkan Chainbase diperdagangkan di Rp1.132 (kapitalisasi pasar Rp441,07M, volume 24 jam Rp70,91M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Chainbase, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 387M / 1B C (39%) milik Chainbase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Chainbase selama 10 Hari.
| 1INCH | C | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,09T | Rp441,07M |
Volume (24h) | Rp79,6M | Rp70,91M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 387M / 1B C (39%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan pada Rp1.478 dengan sinyal teknis netral. Posisi harga berada di antara support utama Rp1.457 dan resistance Rp1.503, mencerminkan konsolidasi jangka pendek. Market cap mencapai Rp2,09 triliun dengan 95% token beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support, namun risiko volatilitas tinggi mengingat sinyal teknis yang beragam. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Chainbase menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp1.110,843, didukung momentum positif dari moving averages. Token ini diperdagangkan dekat level support kunci S1 (Rp1.151) dengan RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Market cap mencapai Rp427,15 juta dengan supply beredar 387 juta dari total 1 juta token. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan belakangan ini.
Outlook keseluruhan cenderung positif namun dengan risiko tinggi akibat volatilitas kripto dan kondisi overbought. Peluang terletak pada momentum bullish jangka pendek, sementara risiko utama termasuk koreksi teknis akibat RSI tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus waspada terhadap fluktuasi harga yang tajam.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →