Perbedaan 1inch Network dan Boba Network: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.487 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp81,08M), sedangkan Boba Network diperdagangkan di Rp322,81 (kapitalisasi pasar Rp158,15M, volume 24 jam Rp11,82M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 13,3× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 493,6M / 500M BOBA (99%) milik Boba Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Boba Network selama 11 Hari.
| 1INCH | BOBA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp158,15M |
Volume (24h) | Rp81,08M | Rp11,82M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 493,6M / 500M BOBA (99%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →