Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan AVA: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.269 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp151,49M), sedangkan AVA diperdagangkan di Rp2.974 (kapitalisasi pasar Rp218,62M, volume 24 jam Rp161,4M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar AVA, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 73,3M / 100M AVA (74%) milik AVA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan AVA selama 22 Hari.
| 1INCH | AVA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp218,62M |
Volume (24h) | Rp151,49M | Rp161,4M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 73,3M / 100M AVA (74%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Token AVA saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp3.029,27 dan market cap Rp220,87 juta. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish (0 beli, 13 jual), sementara oscillators netral. Token berada di antara support S1 (Rp3.005) dan pivot point (Rp3.119). Berita terbaru menunjukkan proyek Travala fokus pada integrasi AI sebagai infrastruktur perjalanan untuk agen AI.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada adopsi teknologi AI dalam ekosistem perjalanan, namun risiko likuiditas rendah dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Investor harus memantau level support kritis di Rp2.824 untuk konfirmasi trend lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Token AVA, yang dikembangkan oleh AVA Foundation, meningkatkan program loyalitas pelanggan dengan teknologi blockchain. Token ini mendukung AVA Smart Program, sistem loyalitas Web3 yang menawarkan hadiah, diskon, dan manfaat eksklusif. AVA juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran di platform mitra serta untuk tata kelola komunitas.
Selengkapnya di halaman AVA →