Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan Aurora: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.276 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp148,77M), sedangkan Aurora diperdagangkan di Rp392,35 (kapitalisasi pasar Rp282,17M, volume 24 jam Rp13,55M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Aurora, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 718,9M / 1B AURORA (72%) milik Aurora. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan Aurora selama 11 Hari.
| 1INCH | AURORA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp282,17M |
Volume (24h) | Rp148,77M | Rp13,55M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 718,9M / 1B AURORA (72%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Aurora (AURORA) saat ini diperdagangkan pada Rp431,65 dengan kapitalisasi pasar Rp309,5 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish secara keseluruhan. Token berada di zona support kritis, dengan level support terdekat di Rp425 dan resistance di Rp442. Sirkulasi token mencapai 72% dari total supply 1 juta AURORA. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko utama mencakup likuiditas terbatas dan sentimen bearish yang kuat di pasar kripto. Investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem yang khas untuk aset dengan kapitalisasi kecil.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Aurora adalah platform yang membantu pengguna Ethereum dan dApp bermigrasi ke blockchain NEAR. Platform ini memungkinkan pengunggahan dan interaksi dengan smart contract Solidity, serta transfer aset termasuk token ERC-20 melalui Rainbow Bridge. Token dasar yang digunakan adalah ETH untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara token AURORA berfungsi sebagai token tata kelola. Tata kelola dilakukan oleh AuroraDAO, yang melibatkan perwakilan dari berbagai sektor blockchain.
Selengkapnya di halaman AURORA →