Perbedaan 1inch Network dan Audius: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.489 (kapitalisasi pasar Rp2,11T, volume 24 jam Rp78,25M), sedangkan Audius diperdagangkan di Rp217,16 (kapitalisasi pasar Rp312,29M, volume 24 jam Rp49,93M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Audius, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan Audius terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Audius selama 59 Hari.
| 1INCH | AUDIO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,11T | Rp312,29M |
Volume (24h) | Rp78,25M | Rp49,93M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 1,4B AUDIO |
Typical Hold Time | 125 Hari | 59 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan pada Rp1.478 dengan sinyal teknis netral. Posisi harga berada di antara support utama Rp1.457 dan resistance Rp1.503, mencerminkan konsolidasi jangka pendek. Market cap mencapai Rp2,09 triliun dengan 95% token beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support, namun risiko volatilitas tinggi mengingat sinyal teknis yang beragam. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Audius menunjukkan sinyal bullish dengan harga saat ini Rp214,53 dan market cap Rp311,39 juta. Sinyal teknis campuran dengan osilator bullish (10 beli vs 1 jual) namun moving averages bearish. RSI menunjukkan kondisi oversold jangka pendek (RSI_12=27,85 beli) namun overbought jangka sangat pendek (RSI_6=96,80 jual). Token berada di zona support S1 (Rp207) dengan resistance utama di PP (Rp235) dan R1 (Rp251). Hold time rata-rata 59 hari menunjukkan holding pattern menengah.
Outlook: Potensi rebound dari support S1 menuju resistance PP/R1, namun waspada volatilitas tinggi. Peluang: Momentum bullish osilator dan posisi oversold jangka menengah. Risiko: Tekanan bearish moving averages, RSI ekstrem jangka pendek, dan likuiditas terbatas dengan volume trading rendah.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Audius (AUDIO) adalah protokol streaming musik terdesentralisasi yang awalnya dibangun di jaringan POA, tetapi sekarang dibangun di jaringan Solana. Audius bertujuan untuk menyelaraskan minat artis, penggemar, dan operator node melalui platformnya yang didukung oleh token AUDIO. Artis dapat mengunggah musik, disimpan dan didistribusikan oleh konten, yang dapat didengarkan penggemar secara gratis.
Selengkapnya di halaman AUDIO →