Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan Automata Network: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.269 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp144,56M), sedangkan Automata Network diperdagangkan di Rp23,1 (kapitalisasi pasar Rp85,38M, volume 24 jam Rp58,64M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 21,1× kapitalisasi pasar Automata Network, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan Automata Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan Automata Network selama 51 Hari.
| 1INCH | ATA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp85,38M |
Volume (24h) | Rp144,56M | Rp58,64M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 971,3M ATA |
Typical Hold Time | 122 Hari | 51 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Automata Network (ATA) saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp85,38 juta dengan supply yang beredar 971,3 juta token. Aset ini menunjukkan waktu holding rata-rata 51 hari, mengindikasikan aktivitas holding jangka menengah. Data teknis dan fundamental terbaru terbatas, namun perlu pemantauan volume perdagangan dan update protokol untuk menilai momentum.
Outlook ATA netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang ada pada adopsi jaringan yang meningkat, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas regulasi sektor crypto. Risiko utama termasuk volatilitas harga dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Automata Network (ATA) meningkatkan privasi dan keamanan dalam blockchain dengan menggunakan sistem modular yang meningkatkan kinerja mesin di Ethereum melalui TEE Coprocessors. Hal ini menyatukan berbagai fitur seperti Conveyor, Intel SGX, dan App-Specific Rollup sebagai solusi yang kuat untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps). Dengan menggunakan teknoloti TEE, Automata Network memastikan data tetap aman dan terjamin.
Selengkapnya di halaman ATA →