Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan ARPA: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.269 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp151,49M), sedangkan ARPA diperdagangkan di Rp158,06 (kapitalisasi pasar Rp243,13M, volume 24 jam Rp309,25M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan ARPA selama 40 Hari.
| 1INCH | ARPA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp243,13M |
Volume (24h) | Rp151,49M | Rp309,25M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 1,5B ARPA |
Typical Hold Time | 122 Hari | 40 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
ARPA saat ini diperdagangkan pada Rp155,55 dengan kapitalisasi pasar Rp237,75 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan moving averages yang negatif namun oscillators memberikan sinyal bullish. Token berada di zona pivot point Rp159 dengan support kuat di Rp148 dan resistance di Rp165. Hold time rata-rata 40 hari menunjukkan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook ARPA menunjukkan mixed signals dengan potensi rebound dari level support saat ini. Peluang utama terletak pada momentum bullish oscillators, namun risiko volatilitas tinggi dan kondisi bearish moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci support dan resistance.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →