Perbedaan 1inch Network dan OLAXBT: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.491 (kapitalisasi pasar Rp2,09T, volume 24 jam Rp79,6M), sedangkan OLAXBT diperdagangkan di Rp740,93 (kapitalisasi pasar Rp175,36M, volume 24 jam Rp16,12M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 11,9× kapitalisasi pasar OLAXBT, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 230,3M / 1B AIO (24%) milik OLAXBT. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan OLAXBT selama 3 Hari.
| 1INCH | AIO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,09T | Rp175,36M |
Volume (24h) | Rp79,6M | Rp16,12M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 230,3M / 1B AIO (24%) |
Typical Hold Time | 125 Hari | 3 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan pada Rp1.478 dengan sinyal teknis netral. Posisi harga berada di antara support utama Rp1.457 dan resistance Rp1.503, mencerminkan konsolidasi jangka pendek. Market cap mencapai Rp2,09 triliun dengan 95% token beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang rebound dari support, namun risiko volatilitas tinggi mengingat sinyal teknis yang beragam. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Token OLAXBT saat ini diperdagangkan pada Rp733,08 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp694) dan pivot point (Rp799), menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Token memiliki kapitalisasi pasar Rp168,49 juta dengan supply terbatas 1 juta token, namun tingkat sirkulasi rendah 24% dan hold time singkat 3 hari mencerminkan volatilitas tinggi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support terdekat jika momentum beli muncul, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan yang dapat memperpanjang tren turun.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →OLAXBT adalah platform trading AI terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna membuat dan menjalankan agen trading otomatis melalui infrastruktur modular tanpa coding. Didukung oleh AIO Nexus Data Layer dan Model Context Protocol (MCP), platform ini menyediakan akses data real-time dan eksekusi terstandarisasi. Token AIO digunakan untuk pembayaran, akses fitur, staking, dan tata kelola di masa depan.
Selengkapnya di halaman AIO →