Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan Aevo: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.269 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp151,49M), sedangkan Aevo diperdagangkan di Rp327,38 (kapitalisasi pasar Rp300,78M, volume 24 jam Rp53,41M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 6× kapitalisasi pasar Aevo, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 917,2M / 1B AEVO (92%) milik Aevo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan Aevo selama 87 Hari.
| 1INCH | AEVO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp300,78M |
Volume (24h) | Rp151,49M | Rp53,41M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 917,2M / 1B AEVO (92%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 87 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Aevo saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp301,12 juta dengan sirkulasi 92% dari total supply 1 juta token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya update protokol.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Aevo adalah bursa option terdesentralisasi berkinerja tinggi pertama di dunia. Bursa ini beroperasi pada EVM roll-up khusus yang terintegrasi dengan Ethereum. Aevo menggunakan orderbook off-chain dengan transaksi on-chain. Ini berarti, setelah order dibuat, trading dieksekusi dan diselesaikan dengan smart contract.
Selengkapnya di halaman AEVO →