Perbedaan 1inch Network dan Aerodrome Finance: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.485 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp81,78M), sedangkan Aerodrome Finance diperdagangkan di Rp7.306 (kapitalisasi pasar Rp7,14T, volume 24 jam Rp198,71M). Perbedaan utamanya: Aerodrome Finance jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar 1inch Network, dan suplai 1inch Network dibatasi (1,4B / 1,5B 1INCH (95%)), sedangkan Aerodrome Finance terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 125 Hari dan Aerodrome Finance selama 21 Hari.
| 1INCH | AERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp7,14T |
Volume (24h) | Rp81,78M | Rp198,71M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 977,1M AERO |
Typical Hold Time | 125 Hari | 21 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
1INCH Network saat ini diperdagangkan di Rp1.487 dengan kapitalisasi pasar Rp2,1T, menunjukkan sinyal teknis netral dengan moving averages bullish dan osilator netral. Token telah mencapai 95% sirkulasi dengan rata-rata hold time 125 hari. Harga berada di zona support kunci Rp1.481-Rp1.488 dengan resistance di Rp1.496-Rp1.511. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang dari momentum bullish moving averages, namun dibatasi oleh sinyal osilator yang lemah. Risiko utama termasuk volatilitas crypto tinggi, ketidakpastian regulasi, dan ketergantungan pada aktivitas perdagangan DEX. Investor harus memantau level support Rp1.466 sebagai zona kritis.
Aerodrome Finance (AERO) saat ini diperdagangkan pada Rp7.343 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator menunjukkan sinyal bullish. Market cap mencapai Rp7,18 triliun dengan supply yang beredar 977,1 juta token. Token ini menunjukkan volatilitas tinggi dengan hold time rata-rata 21 hari, mencerminkan aktivitas perdagangan jangka pendek yang dominan di ekosistem crypto.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual jangka pendek namun dengan potensi rebound teknis dari level support. Risiko utama termasuk volatilitas crypto yang tinggi dan ketergantungan pada adopsi ekosistem. Peluang terletak pada sinyal oversold dari RSI dan penguatan fundamental jaringan jika ada perkembangan protokol baru.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →Aerodrome Finance adalah AMM generasi terbaru yang berfungsi sebagai pusat likuiditas utama di Base. Platform ini menghadirkan mesin insentif likuiditas yang kuat, model tata kelola vote-lock, serta pengalaman pengguna yang ramah, dengan fitur-fitur canggih dari Velodrome V2.
Selengkapnya di halaman AERO →