Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 1inch Network dan AdEx: 1inch Network diperdagangkan di Rp1.272 (kapitalisasi pasar Rp1,8T, volume 24 jam Rp148,77M), sedangkan AdEx diperdagangkan di Rp991,82 (kapitalisasi pasar Rp146,85M, volume 24 jam Rp44,47M). Perbedaan utamanya: 1inch Network jauh lebih besar — sekitar 12,3× kapitalisasi pasar AdEx, dan suplai beredar 1inch Network 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) dibanding 147,9M / 150M ADX (99%) milik AdEx. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 1inch Network selama 122 Hari dan AdEx selama 20 Hari.
| 1INCH | ADX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,8T | Rp146,85M |
Volume (24h) | Rp148,77M | Rp44,47M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 1,5B 1INCH (95%) | 147,9M / 150M ADX (99%) |
Typical Hold Time | 122 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 1INCH saat ini diperdagangkan di Rp1.259 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh moving average yang menunjukkan tekanan jual. Posisi harga berada di dekat support S1 (Rp1.259) dengan RSI 6 periode di zona overbought. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk jaringan ini dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari volatilitas pasar kripto. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance R1 (Rp1.300), sementara risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Token ADX saat ini diperdagangkan pada Rp991.97 dengan kapitalisasi pasar Rp146,63 juta, menunjukkan posisi bearish berdasarkan sinyal teknis keseluruhan. Moving averages memberikan sinyal jual yang kuat (4 beli vs 9 jual), sementara osilator netral. Token mendekati supply maksimum 150 juta ADX dengan 99% sudah beredar. Harga saat ini berada di atas support kunci S1 (Rp986) namun di bawah pivot point (Rp1.017), menunjukkan tekanan jual jangka pendek.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kuat di Rp938, namun tekanan jual dari moving averages dan ADX indicator mengindikasikan tren turun berlanjut. Risiko utama meliputi likuiditas rendah (kapitalisasi kecil) dan sentimen pasar kripto yang masih ragu-ragu terhadap aset dengan fundamental terbatas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
1inch Network menyatukan protokol terdesentralisasi yang sinerginya memungkinkan operasi yang paling menguntungkan, tercepat, dan terlindungi di ruang DeFi. Protokol pertamanya adalah solusi agregator pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang mencari transaksi di berbagai sumber likuiditas, menawarkan harga yang lebih baik kepada pengguna dibandingkan exchange individu mana pun.
Selengkapnya di halaman 1INCH →AdEx adalah platform pemasaran Web3 canggih yang meningkatkan periklanan digital melalui teknologi blockchain dan programatik. Awalnya diluncurkan pada 2017 sebagai pertukaran iklan terdesentralisasi, kini berkembang menjadi protokol periklanan penuh dengan lebih dari 20.000 pengguna dan miliaran micropayment yang telah diproses. Saat ini, AdEx berfungsi sebagai Demand-Side Platform, memungkinkan pengiklan menjangkau pengguna kripto, membeli trafik, dan menggunakan lelang waktu nyata.
Selengkapnya di halaman ADX →