Perbedaan Cheems (cheems.pet) dan STBL: Cheems (cheems.pet) diperdagangkan di Rp8,71 (kapitalisasi pasar Rp1,63T, volume 24 jam Rp12,65M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp403,57 (kapitalisasi pasar Rp283,55M, volume 24 jam Rp20,6M). Perbedaan utamanya: Cheems (cheems.pet) jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai beredar Cheems (cheems.pet) 187,5B / 203,7B 1000CHEEMS (93%) dibanding 700M / 10B STBL (8%) milik STBL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cheems (cheems.pet) selama 13 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| 1000CHEEMS | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,63T | Rp283,55M |
Volume (24h) | Rp12,65M | Rp20,6M |
Suplai yang Beredar | 187,5B / 203,7B 1000CHEEMS (93%) | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Cheems adalah aset crypto berbasis meme yang terinspirasi dari ikon internet—seekor anjing Shiba Inu kecil yang digambarkan dengan karakter lucu dan menyentuh. Token ini merupakan bentuk penghormatan terhadap komunitas crypto yang telah melewati berbagai tantangan, mulai dari penurunan pasar, rug pull, hingga kegagalan proyek. Cheems hadir sebagai simbol persatuan dan semangat baru bagi siapa pun yang pernah terjebak dalam dinamika dunia crypto—mengajak untuk menemukan kembali makna komunitas, humor, dan potensi ke depan.
Selengkapnya di halaman 1000CHEEMS →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →