Perbedaan 0G dan Zerobase: 0G diperdagangkan di Rp2.943 (kapitalisasi pasar Rp629,28M, volume 24 jam Rp144,53M), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp1.591 (kapitalisasi pasar Rp499,21M, volume 24 jam Rp139,32M). Perbedaan utamanya: 0G lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Zerobase dibatasi (315,6M / 1B ZBT (32%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan Zerobase selama 5 Hari.
| 0G | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp629,28M | Rp499,21M |
Volume (24h) | Rp144,53M | Rp139,32M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 315,6M / 1B ZBT (32%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →