Perbedaan 0G dan Tether Gold: 0G diperdagangkan di Rp2.911 (kapitalisasi pasar Rp619,07M, volume 24 jam Rp144,08M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp77.518.776 (kapitalisasi pasar Rp47,53T, volume 24 jam Rp4,31T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 76,8× kapitalisasi pasar 0G, dan suplai beredar 0G 213,2M 0G dibanding 612,8K XAUT milik Tether Gold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan Tether Gold selama 40 Hari.
| 0G | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp619,07M | Rp47,53T |
Volume (24h) | Rp144,08M | Rp4,31T |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 10 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →