Perbedaan 0G dan StakeStone: 0G diperdagangkan di Rp2.911 (kapitalisasi pasar Rp619,07M, volume 24 jam Rp144,08M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp682,27 (kapitalisasi pasar Rp153,76M, volume 24 jam Rp53,59M). Perbedaan utamanya: 0G jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai StakeStone dibatasi (225,3M / 1B STO (23%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| 0G | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp619,07M | Rp153,76M |
Volume (24h) | Rp144,08M | Rp53,59M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →