Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 0G dan Oasis Network: 0G diperdagangkan di Rp3.348 (kapitalisasi pasar Rp722,12M, volume 24 jam Rp254,81M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp101,36 (kapitalisasi pasar Rp809,19M, volume 24 jam Rp34,31M). Perbedaan utamanya: 0G dan Oasis Network berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Oasis Network dibatasi (7,9B / 10B ROSE (80%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 9 Hari dan Oasis Network selama 58 Hari.
| 0G | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp722,12M | Rp809,19M |
Volume (24h) | Rp254,81M | Rp34,31M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 58 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 0G saat ini diperdagangkan di zona Rp3.395 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Market cap Rp728,49 juta dan hold time rata-rata 9 hari menunjukkan volatilitas tinggi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum oversold jangka pendek, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas rendah yang dapat memperparah pergerakan harga.
Token ROSE (Oasis Network) saat ini diperdagangkan di zona Rp101.931 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Market cap mencapai Rp820,76M dengan sirkulasi token 80%. Harga berada di dekat support S1 (Rp102) setelah penurunan tren jangka pendek. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini, namun ekosistem blockchain terus berkembang dengan fokus pada privasi dan skalabilitas.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang ada jika harga memantul dari support kuat, tetapi investor harus waspada terhadap sinyal bearish yang konsisten dan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia. Risiko utama termasuk fluktuasi pasar kripto global dan regulasi yang belum jelas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →