Perbedaan 0G dan Port3 Network: 0G diperdagangkan di Rp2.888 (kapitalisasi pasar Rp624,04M, volume 24 jam Rp148,48M), sedangkan Port3 Network diperdagangkan di Rp23,63 (kapitalisasi pasar Rp15,67M, volume 24 jam Rp28,22M). Perbedaan utamanya: 0G jauh lebih besar — sekitar 39,8× kapitalisasi pasar Port3 Network, dan suplai Port3 Network dibatasi (692,9M / 1B PORT3 (70%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan Port3 Network selama 10 Hari.
| 0G | PORT3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp624,04M | Rp15,67M |
Volume (24h) | Rp148,48M | Rp28,22M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 692,9M / 1B PORT3 (70%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →Port3 Network adalah platform Web3 serbaguna yang berfokus pada input dan output data sosial. Platform ini menggabungkan berbagai komponen dan inisiatif untuk mentransformasi jaringan data terdesentralisasi. Inti dari Port3 Network adalah penggunaan AI untuk mengindeks dan menstandarkan data, membangun AI Data Layer yang kuat sebagai fondasi aplikasi Web3. Jaringan data AI terdesentralisasi ini mengumpulkan dan menstandarkan informasi untuk layanan AI dan strategi cerdas, menjadikannya bagian penting bagi proyek-proyek berbasis blockchain.
Selengkapnya di halaman PORT3 →