Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan 0G dan Ordinals: 0G diperdagangkan di Rp3.420 (kapitalisasi pasar Rp725,3M, volume 24 jam Rp250,91M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp61.989 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp385,87M). Perbedaan utamanya: Ordinals lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 9 Hari dan Ordinals selama 35 Hari.
| 0G | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp725,3M | Rp1,31T |
Volume (24h) | Rp250,91M | Rp385,87M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 35 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token 0G saat ini diperdagangkan di zona Rp3.395 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Market cap Rp728,49 juta dan hold time rata-rata 9 hari menunjukkan volatilitas tinggi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum oversold jangka pendek, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas rendah yang dapat memperparah pergerakan harga.
ORDI menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp60.980, didukung oleh moving averages yang kuat (9 buy vs 4 sell). Token telah mencapai sirkulasi penuh 21 juta dengan hold time rata-rata 35 hari. Meskipun osilator netral, indikator ADX mengonfirmasi tren kuat. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas kripto tinggi dan ketergantungan pada sentimen pasar. Peluang terletak pada breakout di atas resistance Rp64.066, sementara risiko termasuk tekanan regulator dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →