Perbedaan 0G dan Neon EVM: 0G diperdagangkan di Rp2.888 (kapitalisasi pasar Rp624,04M, volume 24 jam Rp148,48M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp247,3 (kapitalisasi pasar Rp58,93M, volume 24 jam Rp2,24M). Perbedaan utamanya: 0G jauh lebih besar — sekitar 10,6× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai Neon EVM dibatasi (239,5M / 1B NEON (24%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan Neon EVM selama 19 Hari.
| 0G | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp624,04M | Rp58,93M |
Volume (24h) | Rp148,48M | Rp2,24M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →