Perbedaan 0G dan Data Network: 0G diperdagangkan di Rp2.889 (kapitalisasi pasar Rp613,59M, volume 24 jam Rp398,04M), sedangkan Data Network diperdagangkan di Rp3.631 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp249,8M). Perbedaan utamanya: Data Network jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar 0G, dan suplai beredar 0G 213,2M 0G dibanding 357,7M DATA1 milik Data Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan Data Network selama 6 Hari.
| 0G | DATA1 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp613,59M | Rp1,3T |
Volume (24h) | Rp398,04M | Rp249,8M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 357,7M DATA1 |
Typical Hold Time | 10 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →