Perbedaan 0G dan Covalent X Token: 0G diperdagangkan di Rp2.889 (kapitalisasi pasar Rp613,59M, volume 24 jam Rp398,04M), sedangkan Covalent X Token diperdagangkan di Rp43,7 (kapitalisasi pasar Rp42,63M, volume 24 jam Rp2,22M). Perbedaan utamanya: 0G jauh lebih besar — sekitar 14,4× kapitalisasi pasar Covalent X Token, dan suplai Covalent X Token dibatasi (969,3M / 1B CXT (97%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan Covalent X Token selama 4 Hari.
| 0G | CXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp613,59M | Rp42,63M |
Volume (24h) | Rp398,04M | Rp2,22M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 969,3M / 1B CXT (97%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →CXT adalah token utilitas dan tata kelola Jaringan Covalent yang menjaga ketersediaan data historis Ethereum. Token ini digunakan untuk staking dan memungkinkan pemegang berpartisipasi dalam tata kelola terdesentralisasi. Jaringan ini mempermudah pengembang dalam mengakses data ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman CXT →