Perbedaan 0G dan Astar: 0G diperdagangkan di Rp2.911 (kapitalisasi pasar Rp619,07M, volume 24 jam Rp144,08M), sedangkan Astar diperdagangkan di Rp81,48 (kapitalisasi pasar Rp710,88M, volume 24 jam Rp20,79M). Perbedaan utamanya: 0G dan Astar berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Astar dibatasi (8,7B / 10B ASTR (88%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan Astar selama 53 Hari.
| 0G | ASTR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp619,07M | Rp710,88M |
Volume (24h) | Rp144,08M | Rp20,79M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 8,7B / 10B ASTR (88%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →