Perbedaan 0G dan Aster: 0G diperdagangkan di Rp2.889 (kapitalisasi pasar Rp613,59M, volume 24 jam Rp398,04M), sedangkan Aster diperdagangkan di Rp10.719 (kapitalisasi pasar Rp29,03T, volume 24 jam Rp600,3M). Perbedaan utamanya: Aster jauh lebih besar — sekitar 47,3× kapitalisasi pasar 0G, dan suplai Aster dibatasi (2,7B / 8B ASTER (34%)), sedangkan 0G terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan 0G selama 10 Hari dan Aster selama 23 Hari.
| 0G | ASTER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp613,59M | Rp29,03T |
Volume (24h) | Rp398,04M | Rp600,3M |
Suplai yang Beredar | 213,2M 0G | 2,7B / 8B ASTER (34%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
0G adalah blockchain Layer 1 modular yang berfungsi sebagai sistem operasi AI terdesentralisasi. Platform ini mendukung aplikasi AI langsung di blockchain melalui penyimpanan dan sumber daya komputasi berskala besar. Infrastrukturnya memungkinkan pengembangan model AI yang dapat diverifikasi serta berbagai penggunaan AI secara real-time. Dengan kompatibilitas lintas rantai, 0G terhubung dengan jaringan Layer 1 dan Layer 2, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), ekosistem gim, dan sistem zero-knowledge (ZK) proof—membangun fondasi kokoh bagi AI terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman 0G →Aster adalah bursa terdesentralisasi generasi baru yang menggabungkan Perpetual dan Spot trading dalam satu platform onchain. Platform ini mendukung fitur lanjutan seperti stock perpetuals dan grid trading di berbagai chain, serta memungkinkan asBNB dan USDF digunakan sebagai jaminan untuk efisiensi modal tinggi. Dibangun di atas Aster Chain dan didukung YZi Labs, Aster menghadirkan DeFi yang cepat, fleksibel, dan berpusat pada komunitas dengan token ASTER sebagai penggerak tata kelola dan reward.
Selengkapnya di halaman ASTER →