Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Web Crypto: Pengertian, Kegunaan, dan Cara Memanfaatkannya
shareIcon

Web Crypto: Pengertian, Kegunaan, dan Cara Memanfaatkannya

25 Nov 2025, 12:37 AM·Waktu baca: 6 menit
shareIcon
Kategori
Web Crypto: Pengertian, Kegunaan, dan Cara Memanfaatkannya

Apa Itu “Web Crypto”?

Istilah web crypto kerap dipakai untuk dua hal yang berbeda. Pertama, Web Cryptography API di browser, yaitu sekumpulan API bawaan yang membantu developer menjalankan fungsi kriptografi seperti hashing, enkripsi, dekripsi, hingga tanda tangan digital langsung di sisi klien. Kedua, web crypto juga sering merujuk ke situs atau aplikasi untuk membeli, menjual, menganalisis, dan memantau aset crypto. Keduanya sama-sama berangkat dari teknologi kriptografi, namun konteksnya berbeda, yang satu untuk pengembangan aplikasi, satunya lagi untuk kebutuhan investor dan trader. Memahami perbedaan ini penting agar Anda tidak tertukar saat mencari informasi atau memilih solusi yang tepat.

  1. Web Cryptography API, Ringkas dan Mudah Dipahami

Web Cryptography API menyediakan fondasi kriptografi tingkat rendah di browser. Fungsinya mencakup hashing data, enkripsi dan dekripsi, membuat serta memverifikasi tanda tangan digital, sampai membuat, mengimpor, mengekspor, dan menurunkan kunci. Tujuannya, aplikasi web dapat mengelola data sensitif secara aman di sisi klien, tanpa harus mengekspos atau mengirim kunci mentah ke server. API ini biasa dipakai untuk memperkuat login, menandatangani dokumen, mengamankan pesan, atau mengenkripsi file sebelum diunggah. Karena sifatnya yang kuat sekaligus kompleks, penggunaan Web Crypto API sebaiknya dilakukan hati-hati, mengikuti standar yang berlaku, dan melibatkan review keamanan bila perlu.

  1. Cara Kerja Web Crypto API di Browser

Akses Web Crypto API tersedia melalui window.crypto, dengan operasi tingkat lanjut berada di bawah crypto.subtle. API ini mensyaratkan konteks aman, sehingga hanya berjalan di halaman HTTPS dan dapat digunakan di Web Workers. Metode pentingnya meliputi encrypt, decrypt, sign, verify, digest, generateKey, importKey, exportKey, deriveKey, dan deriveBits. Di sisi algoritma, AES-GCM lazim direkomendasikan untuk enkripsi terotentikasi, RSA-OAEP untuk enkripsi asimetris, ECDSA untuk tanda tangan digital, serta HKDF dan PBKDF2 untuk derivasi kunci. Dukungan Web Crypto API sudah luas di browser modern, dan juga tersedia di sejumlah runtime seperti Node.js dan Deno, sehingga memudahkan interoperabilitas antara aplikasi web dan environment lain.

  1. Contoh Use Case Web Crypto API

Bayangkan Anda perlu mengirim nomor kartu atau dokumen sensitif, Web Crypto API memungkinkan enkripsi data tersebut di browser sebelum dikirim ke server. Bila Anda membagikan dokumen penting, tanda tangan digital membantu penerima memverifikasi keaslian file yang diunduh. Untuk percakapan, aplikasi dapat membangun pesan end to end sederhana antarpengguna dengan pertukaran kunci yang aman. Di sisi penyimpanan, file dapat dienkripsi di klien sebelum diunggah ke cloud untuk menambah lapisan perlindungan. Bahkan, autentikasi multi-faktor dapat diperkuat dengan pasangan kunci publik privat sehingga akses akun lebih sulit dipalsukan.

  1. Praktik Terbaik Keamanan untuk Web Crypto API

Selalu jalankan aplikasi di HTTPS dan gunakan crypto.getRandomValues untuk menghasilkan angka acak yang kuat. Pilih algoritma modern, utamakan AES-GCM untuk enkripsi karena sudah terotentikasi, dan hindari pola usang atau merangkai primitif kriptografi secara manual yang mudah salah. Kelola kunci melalui CryptoKey, batasi usages hanya untuk operasi yang diperlukan, dan setel extractable ke false bila kunci tidak perlu diekspor. Jangan membuat protokol kripto sendiri, rujuk standar W3C dan NIST, lalu lakukan review keamanan. Selain itu, uji lintas browser, tangani error dengan jelas, dan siapkan fallback mengingat ada perbedaan perilaku implementasi.

  1. “Web Crypto” sebagai Situs atau Layanan Kripto

Dalam konteks platform, web crypto merujuk ke situs atau aplikasi yang memfasilitasi beli dan jual aset crypto, analisis harga, pemantauan portofolio, dompet, hingga investasi rutin seperti Dollar Cost Averaging. Saat menilai platform, cermati biaya transaksi, fitur keamanan akun seperti 2FA, ketersediaan aset populer, serta kemudahan setoran dan penarikan dana. Pahami pula risikonya, mulai dari volatilitas harga yang tinggi, risiko keamanan akun jika praktik proteksinya lemah, sampai risiko operasional platform. Investor yang bijak selalu menimbang fitur, biaya, dan perlindungan yang disediakan sebelum memutuskan bertransaksi.

  1. Cara Mulai Menggunakan Platform Kripto dengan Aman

Mulailah dengan riset, pahami bahwa volatilitas crypto tinggi, lalu gunakan nominal kecil dan pertimbangkan strategi DCA untuk meratakan harga beli. Aktifkan 2FA, pakai password kuat dan unik, simpan seed phrase secara offline, dan manfaatkan whitelist penarikan bila tersedia. Disiplin dalam manajemen risiko, catat biaya transaksi, pantau kinerja portofolio, dan hindari keputusan emosional saat pasar bergejolak. Jangan lupa, pahami kewajiban pajak dan simpan bukti transaksi dengan rapi agar pelaporan tahunan lebih mudah.

  1. Kenapa Memilih Pluang untuk Kripto dan Multi-Aset

Pluang menghadirkan pengalaman investasi tepercaya di satu aplikasi, dengan pengawasan OJK untuk aset crypto dan entitas berizin untuk produk lain. Dana nasabah disimpan terpisah di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional. Untuk aset internasional, Pluang bekerja sama dengan kustodian global seperti Alpaca Securities LLC, BMO Harris Bank yang berperingkat AA, serta teknologi keamanan Fireblocks berbasis MPC. Pluang juga bersertifikasi ISO/IEC 27001:2013, sehingga standar keamanan informasi dan perlindungan data pelanggan terjaga. Baik pemula maupun trader berpengalaman dapat memanfaatkan fitur auto-invest, futures, leverage, dan options, dibekali edukasi melalui Pluang Academy dan News. Selain crypto, pengguna bisa mengakses saham AS dan ETF, emas digital, serta reksa dana, sehingga diversifikasi portofolio menjadi lebih praktis. Laporan pajak pun bisa diunduh langsung dari aplikasi untuk membantu pengisian SPT, meski tanggung jawab pelaporan tetap di tangan pengguna.

  1. Catatan Regulasi dan Pajak di Indonesia

Sejak 2024, aset crypto di Indonesia berada di bawah pengawasan OJK, bukan Bappebti. Dari sisi pajak, transaksi beli crypto tidak dikenakan pajak, sementara transaksi jual dikenakan pemotongan PPh Pasal 22 sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Pengguna Pluang dapat mengunduh laporan pajak melalui aplikasi, memilih tahun dan jenis aset, lalu mengirimkannya ke email terdaftar untuk memudahkan pelaporan tahunan. Untuk produk lain, PPN 12 persen berlaku pada biaya transaksi saham dan futures sesuai PMK 131/2024. Selalu perbarui referensi Anda terhadap aturan yang berlaku agar kepatuhan tetap terjaga.

  1. Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya

Di Web Crypto API, kesalahan yang kerap terjadi antara lain memakai IV atau nonce berulang, menyimpan kunci mentah di localStorage, tidak menjalankan aplikasi di HTTPS, serta memilih algoritma usang atau merangkai primitif kripto secara manual. Di platform crypto, investor sering terjebak FOMO saat pasar naik, memakai leverage berlebihan tanpa rencana, mengabaikan 2FA, lalai mencadangkan seed phrase, dan abai terhadap pelaporan pajak. Menyadari pola kesalahan ini membantu Anda membangun kebiasaan yang lebih aman.

  1. Ringkasan Istilah Teknis yang Perlu Dikenal

AES-GCM adalah mode enkripsi simetris yang memberikan autentikasi bawaan, sedangkan RSA-OAEP digunakan untuk enkripsi asimetris berbasis kunci publik. ECDSA adalah algoritma tanda tangan digital berbasis kurva elips. HKDF dan PBKDF2 dipakai untuk menurunkan kunci dari input rahasia seperti password atau material kunci awal. CryptoKey adalah representasi kunci di Web Crypto API yang mengatur apakah kunci bisa diekspor dan untuk operasi apa kunci tersebut boleh dipakai. IV atau nonce adalah nilai unik yang wajib tidak diulang untuk menjaga keamanan skema enkripsi, sementara ciphertext adalah hasil enkripsi yang tidak dapat dibaca tanpa kunci. Pasangan kunci publik dan privat memungkinkan enkripsi dan tanda tangan digital yang aman di sistem asimetris.

Selain itu, Anda mungkin akan menjumpai format kunci seperti JWK yang berbasis JSON, serta spki, pkcs8, dan raw untuk impor ekspor kunci. Pemahaman format ini memudahkan interoperabilitas antara browser, layanan backend, dan tool keamanan lain yang Anda gunakan.

  1. Kapan Memilih API vs Platform Kripto

Pilih Web Crypto API bila Anda developer yang perlu mengamankan data pengguna di aplikasi web, misalnya untuk enkripsi sisi klien, tanda tangan digital, atau pengelolaan kunci. Sebaliknya, pilih situs atau aplikasi crypto bila Anda investor atau trader yang ingin bertransaksi, memonitor portofolio, dan memanfaatkan fitur investasi seperti auto-invest atau trading derivatif. Banyak tim produk memadukan keduanya, membangun aplikasi yang aman dengan Web Crypto API sekaligus menyediakan pengalaman investasi yang nyaman melalui platform terintegrasi seperti Pluang.

  1. Kesimpulan

Singkatnya, web crypto bisa berarti dua hal, yakni alat keamanan untuk developer di browser dan platform investasi crypto untuk pengguna akhir. Keduanya sama pentingnya, yang satu memperkuat fondasi keamanan aplikasi, yang lain membuka akses ke aset digital. Pahami manfaat dan risikonya, terapkan praktik keamanan yang tepat, patuhi pengawasan OJK, dan siapkan pelaporan pajak sesuai aturan. Jika Anda mencari pengalaman investasi yang aman sekaligus terintegrasi multi-aset, Pluang menawarkan fitur lengkap, pengamanan berlapis dengan sertifikasi ISO 27001, serta kemudahan laporan pajak dalam satu aplikasi. Dengan demikian, Anda dapat fokus pada tujuan finansial, sementara aspek kepatuhan dan keamanan berjalan seiring.

Ditulis oleh
channel logo

Davion Arsinio

Right baner

Davion Arsinio

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang insight
Pluang Insight: Lahan Virtual, Proyek Menggiurkan atau Bakal Gagal Total?
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1