ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
7 Aplikasi Keuangan Perusahaan untuk Operasional yang Lebih Rapi & Terkontrol
shareIcon

7 Aplikasi Keuangan Perusahaan untuk Operasional yang Lebih Rapi & Terkontrol

19 Jan 2026, 4:19 AM
·
Waktu baca: 3 menit
shareIcon
7 Aplikasi Keuangan Perusahaan untuk Operasional yang Lebih Rapi & Terkontrol
Cek rekomendasi aplikasi keuangan perusahaan untuk berbagai ukuran dan kebutuhan bisnis di sini.

Pengelolaan keuangan sering menjadi tantangan utama ketika bisnis mulai bertumbuh. Volume transaksi meningkat, jumlah vendor bertambah, invoice makin menumpuk, dan arus kas perlu dikontrol lebih ketat. 

Di tahap ini, pencatatan manual atau sistem terpisah mulai terasa tidak efisien dan berisiko menimbulkan kesalahan.

Karena itu, bisnis perlu menggunakan aplikasi keuangan perusahaan untuk memastikan proses keuangan berjalan rapi, transparan, dan mudah dipantau. 

Mulai dari pencatatan invoice, pembayaran ke supplier, hingga laporan keuangan, semuanya bisa dikelola lebih terstruktur.

Berikut adalah daftar aplikasi keuangan perusahaan yang paling sering digunakan oleh bisnis, mulai dari skala UMKM hingga menengah yang bisa jadi pertimbangan.

Rekomendasi Aplikasi Keuangan Perusahaan Terbaik

1. Paper

Rekomendasi aplikasi keuangan perusahaan yang pertama adalah Paper.

Paper berfokus pada pengelolaan invoice dan pembayaran B2B, sehingga sangat relevan untuk bisnis yang memiliki banyak transaksi dengan supplier maupun klien. Dengan Paper, invoice dapat dicatat dan dipantau status pembayarannya secara real-time.

Keunggulan utama Paper ada pada fleksibilitas pembayaran. Bisnis bisa membayar supplier melalui transfer maupun kartu kredit, sehingga arus kas tetap terjaga tanpa harus mengeluarkan dana tunai sekaligus. Selain itu, masih banyak opsi pembayaran lainnya yang tak kalah fleksibel.

Paper membantu bisnis untuk:

  • Mencatat dan mengelola invoice secara terpusat
  • Memantau status pembayaran secara real-time
  • Mengatur tempo bayar agar cash flow lebih longgar

Pelajari selengkapnya tentang Paper dan coba gratis untuk pengelolaan keuangan perusahaan yang lebih praktis.

2. Accurate Online

Accurate Online merupakan aplikasi akuntansi yang banyak digunakan oleh bisnis di Indonesia.

Aplikasi ini membantu perusahaan mencatat transaksi keuangan, menyusun laporan keuangan otomatis, serta mengelola aset dan persediaan dalam satu sistem.

Terlebih lagi, Accurate juga sudah bisa terintegrasi dengan Paper, sehingga proses pembayaran bisnis jadi lebih mudah dengan pencatatan yang lebih komprehensif, sehingga cash flow bisnis lebih teratur.

3. Jurnal

Jurnal adalah aplikasi keuangan berbasis cloud yang membantu bisnis mengelola pembukuan dan laporan keuangan secara digital.

Dengan antarmuka yang relatif modern, Jurnal cocok untuk tim finance yang ingin bekerja lebih cepat dan kolaboratif.

Meski begitu, biaya penggunaan bisa meningkat seiring pertumbuhan bisnis, dan pengelolaan pembayaran vendor dalam jumlah besar masih membutuhkan proses tambahan di luar sistem.

4. Xero

Xero banyak digunakan oleh perusahaan yang memiliki aktivitas bisnis lintas negara.

Aplikasi ini mendukung multi-currency, integrasi luas dengan berbagai aplikasi global, serta standar akuntansi internasional.

Kekurangannya, Xero kurang optimal untuk kebutuhan regulasi lokal Indonesia dan memerlukan penyesuaian tambahan agar sesuai dengan workflow tim finance di dalam negeri.

5. Odoo Accounting

Odoo Accounting merupakan bagian dari ekosistem ERP Odoo yang modular dan fleksibel.

Aplikasi ini memungkinkan integrasi antara keuangan, purchasing, inventory, hingga operasional dalam satu sistem terpadu.

Namun, karena kompleksitasnya, implementasi Odoo membutuhkan waktu, biaya, dan tim teknis internal atau partner implementasi yang berpengalaman.

6. Zahir Accounting

Zahir Accounting sudah lama digunakan oleh banyak bisnis lokal untuk kebutuhan pembukuan.

Aplikasi ini relatif mudah digunakan dan cukup andal untuk laporan keuangan standar.

Di sisi lain, tampilan dan workflow-nya kurang modern, serta dukungan automasi pembayaran dan integrasi sistem eksternal masih terbatas.

7. SAP Business One

Rekomendasi aplikasi keuangan perusahaan yang terakhir adalah SAP Business One.

SAP Business One dirancang untuk perusahaan menengah yang membutuhkan kontrol keuangan ketat, audit trail kuat, serta integrasi penuh dengan modul procurement dan inventory.

Namun, biaya lisensi dan implementasinya cukup tinggi, sehingga kurang ideal untuk bisnis yang belum siap dari sisi anggaran dan sumber daya.

Itulah rekomendasi aplikasi keuangan perusahaan yang bisa menjadi pendukung utama operasional bisnis Anda. Setiap aplikasi memiliki fokus dan kekuatannya masing-masing, mulai dari pencatatan akuntansi hingga pengelolaan invoice dan pembayaran.

Agar manfaatnya maksimal, banyak bisnis memilih mengombinasikan software akuntansi yang sudah digunakan dengan platform pembayaran seperti Paper. Dengan alur keuangan yang terintegrasi, operasional menjadi lebih efisien, minim kesalahan, dan siap mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1