Berita & Analisis
Pre Earnings NVIDIA Corp (NVDA): Bagaimana Prospek nya?










Key Highlight
|
| Rating Wall Street | : BUY |
|---|---|
| Target Price (1Y) | : $275 (Bernstein) |
| Upside | : 50.4% dari harga closing price 13 Februari 2026 di level US$182.78 |
Investasi saham $NVDA di Pluang! Bisa beli mulai dari $1 atau maksimalkan trading dengan [Call Options/Short Put Options].
💸Nikmati 0% biaya transaksi* untuk Saham AS & Options!💸
Beli Call Options $NVDA di Sini!
*S&K berlaku
Mau punya saham $NVDA? Di Pluang, kamu bisa mulai dari $1 aja!
Ingin peluang profit lebih besar? Upgrade strategimu dengan Leverage 4x atau untuk memaksimalkan cuan.
💸Nikmati 0% biaya transaksi* untuk Saham AS & dan 0% bunga leverage*💸
*S&K berlaku
Nvidia CEO Jensen Huang mengonfirmasi bahwa total capital expenditures (CapEx) untuk AI infrastructure oleh hyperscaler diperkirakan mencapai ~$660 miliar pada 2026, ini mencakup investasi data center, jaringan, dan perangkat keras AI seperti GPU. Huang menyebut ini sebagai “largest infrastructure buildout in history”, dan menyatakan keyakinannya bahwa belanja ini akan berkelanjutan selama 7–8 tahun ke depan.
Market Opportunity : Jika pasar AI infra benar-benar membelanjakan ~$660 miliar, dan Nvidia menangkap 40–45 % dari spend GPU/AI compute silicon (perkiraan dari community equity threads), TAM yang dimiliki NVDA bisa mencapai ~$264 – $297 miliar hanya dari compute silicon.
Meski demikian, terdapat volatilitas dengan beberapa hari harga turun moderat di tengah kekhawatiran investor terkait AI bubble dan margin industri.
Laporan industri menunjukkan backlog pesanan Nvidia yang mencapai ~$500 miliar untuk 2025-2026, mencakup GPU Blackwell, Rubin, dan komponen jaringan. Order ini berasal dari cloud providers besar seperti Amazon, Google, Microsoft, dan Meta, yang menjadi pembeli kunci NVDA. Backlog yang besar memberikan revenue visibility ke depan, meningkatkan confidence pada pertumbuhan Data Center revenue, yang saat ini menyumbang sebagian besar pendapatan NVDA. Margin tetap kuat dengan lapisan gross margin di atas ~70 %, meskipun volume produksi meningkat.
Selain permintaan GPU untuk AI, NVIDIA telah berhasil mengembangkan lini produk networking dan integrated systems (mis. NVLink, DPU, Rubin platform) yang menjadi mesin pertumbuhan kedua setelah GPU — dengan peningkatan revenue yang sangat cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini berarti NVDA tidak lagi hanya bergantung pada GPU saja, tetapi juga value-added system components yang bernilai tinggi dan recurring.
Segmen ini bukan bisnis sampingan, melainkan bagian inti dari arsitektur AI factory NVIDIA, yang mencakup:
Strateginya jelas bahwa NVDA tidak lagi menjual “chip”, tetapi “AI infrastructure per rack / per data center
Pertumbuhan NVIDIA saat ini sangat bergantung pada belanja modal AI dari hyperscaler global seperti Microsoft, Amazon, Google, dan Meta. Lebih dari 60–70% pendapatan NVDA kini berasal dari data center dan AI, sehingga setiap normalisasi atau penundaan AI CapEx berpotensi langsung menekan pertumbuhan pendapatan dan laba. Penundaan belanja selama 6–12 bulan saja dapat menyebabkan pertumbuhan pendapatan tahunan meleset 10–20% dari ekspektasi pasar, yang pada gilirannya memicu koreksi valuasi melalui penurunan multiple karena pasar sangat sensitif terhadap sinyal perlambatan siklus AI.
Hyperscaler semakin agresif mengembangkan chip internal seperti Google TPU, AWS Trainium/Inferentia, dan Microsoft Maia untuk mengurangi ketergantungan pada GPU NVIDIA. Walaupun ASIC belum mampu menggantikan NVIDIA sepenuhnya, terutama untuk training model besar, adopsi parsial pada inferensi berpotensi menggerus volume penjualan NVDA. Jika custom silicon mengambil 10–15% workload AI dalam beberapa tahun ke depan, dampak jangka panjangnya bisa berarti kehilangan potensi pendapatan puluhan miliar dolar dan menurunkan asumsi pertumbuhan terminal dalam model valuasi.
Margin kotor NVIDIA yang berada di atas 70% mencerminkan posisi pasar yang sangat kuat, namun level ini rentan terhadap tekanan kompetitif dan negosiasi harga dari pelanggan besar. Masuknya produk GPU pesaing, peningkatan kapasitas produksi, serta kenaikan biaya advanced packaging berisiko menekan margin. Penurunan margin hanya 200 basis poin dapat berdampak signifikan terhadap EPS, mengingat tingginya operating leverage, dan secara langsung menurunkan nilai wajar saham dalam pendekatan DCF.
NVIDIA sangat bergantung pada TSMC untuk proses manufaktur canggih dan advanced packaging seperti CoWoS. Ketergantungan ini menciptakan risiko bottleneck produksi, di mana keterlambatan pasokan dapat menunda pengiriman meskipun permintaan tetap kuat. Dampaknya lebih bersifat timing risk terhadap pendapatan dan laba, namun volatilitas earnings yang meningkat dapat memperburuk sentimen pasar dan meningkatkan fluktuasi harga saham.
NVDA saat ini menunjukkan fase konsolidasi yang sehat (bullish consolidation) setelah berhasil memantul dari area Dynamic Support MA 50 ($184.38) dan bertahan di atas MA 20 ($185.52). Penutupan candle terakhir di level $186.94 mengonfirmasi bahwa tren jangka pendek masih terjaga positif, meskipun indikator Stochastic RSI berada di area jenuh beli (level 75-76) yang mengisyaratkan tingginya volatilitas.
Secara struktur teknikal, NVDA membentuk pola Higher Lows yang solid. Area pertahanan krusial (Major Support) jika terjadi koreksi lanjutan adalah level Fibonacci Retracement 0.618 (Golden Ratio) di harga $164.30. Level ini menjadi benteng terakhir yang menjaga tren bullish jangka panjang, mengingat posisinya yang berdekatan dengan MA 200 ($171.31).
Untuk skenario upside, tantangan terberat saat ini adalah menembus resisten klasik di level $212.31 (Fibonacci Level 1 / Swing High sebelumnya). Apabila NVDA mampu breakout valid di atas level tersebut, target kenaikan selanjutnya mengarah ke Fibonacci Extension 1.618 di level $289.99. Target teknikal ini selaras dengan optimisme target harga analis (Bernstein) di kisaran $275.

Download aplikasi Pluang untuk investasi di 1000+ pilihan aset yang mencakup Saham AS & ETF, Options Trading untuk Saham AS & ETF, Aset Crypto, Crypto Futures, Emas, dan juga puluhan produk Reksa Dana, semua mulai dari Rp10.000 saja! Di Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena Pluang sudah bekerja sama dengan mitra-mitra tepercaya yang memiliki izin dan diawasi oleh lembaga pemerintah terkait. Yuk, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!


