ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
Tetap Tenang Walau Saham Salesforce Koreksi, Kenaikan Laba dan Buyback Jadi Kunci
shareIcon

Tetap Tenang Walau Saham Salesforce Koreksi, Kenaikan Laba dan Buyback Jadi Kunci

1 hour ago
·
Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Tetap Tenang Walau Saham Salesforce Koreksi, Kenaikan Laba dan Buyback Jadi Kunci
Raksasa software cloud, Salesforce (CRM), baru saja merilis laporan keuangan kuartal IV untuk tahun fiskal yang berakhir Januari 2026. Meski mencatatkan pertumbuhan tercepat dalam dua tahun terakhir, saham Salesforce justru merosot sekitar 5% di perdagangan after-hours pada Rabu (25/2).

Key Takeaways

  • Target Agresif 2030: Salesforce menaikkan target pendapatan tahun fiskal 2030 menjadi $63 miliar, didorong oleh integrasi akuisisi Informatica.
  • Buyback Jumbo: Perusahaan mengalokasikan $50 miliar untuk pembelian kembali saham (buyback), sebuah langkah untuk menopang harga saham yang telah terkoreksi signifikan.
  • Momentum Agentforce: Pendapatan tahunan dari teknologi AI Agentforce melampaui $800 juta, menunjukkan adopsi AI yang nyata di kalangan pelanggan korporat.
  • Keuntungan Anthropic: Salesforce mencatatkan keuntungan investasi sebesar $811 juta dari kepemilikan saham di Anthropic (pembuat Claude AI).

Transaksi CRM di Sini!

Beli Call Option CRM di SIni!

Reaksi Pasar Negatif Walau Laba Salesforce Lampaui Ekspektasi

Secara angka, Salesforce sebenarnya tampil cukup solid. Perusahaan berhasil melampaui estimasi konsensus LSEG baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih:

  • Laba per Saham (EPS) Disesuaikan: $3,81 (vs $3,04 ekspektasi)
  • Pendapatan: $11,20 miliar (vs $11,18 miliar ekspektasi)
  • Pertumbuhan Pendapatan: 12% secara year-over-year (YoY).

Namun, pasar cenderung bereaksi negatif terhadap proyeksi (guidance) pendapatan untuk tahun fiskal 2027. Salesforce memprediksi pendapatan di angka $45,8 miliar hingga $46,2 miliar—angka yang dinilai investor sedikit "pas-pasan" jika dibandingkan dengan ambisi pertumbuhan di tengah euforia AI.

 Comparison Table: Salesforce vs. Ekspektasi Pasar

Metrik Proyeksi (FY 2027)

Estimasi Perusahaan (Guidance)

Ekspektasi Analis (LSEG)

Selisih

Pendapatan

$45,8B - $46,2B

$46,06B

Mid-point Inline

Laba (Adj. EPS)

$13,11 - $13,19

$13,12

Beat Estimasi

Implikasi Growth

10% - 11%

-

Melambat

Jurus "Buyback" Saham Jumbo $50 Miliar

Menyikapi harga saham yang sudah turun sekitar 28% sepanjang tahun 2026, Marc Benioff mengambil langkah agresif dengan mengalokasikan $50 miliar untuk pembelian kembali saham (buyback).

"Kami melakukan ini karena harganya sedang murah," ujar Benioff dengan percaya diri.

Langkah buyback biasanya dipandang sebagai sinyal positif bahwa manajemen merasa nilai perusahaan saat ini sedang undervalued (murah) dan merupakan cara untuk mengembalikan nilai kepada pemegang saham.

Ancaman Disrupsi Generative AI Bagi Salesforce

Mengapa investor terlihat cemas? Belakangan ini, muncul ketakutan bahwa teknologi Generative AI justru bisa mengganggu model bisnis perusahaan perangkat lunak tradisional.

Sentimen ini diperburuk oleh jatuhnya saham IBM baru-baru ini setelah Anthropic merilis tool AI yang mampu memodernisasi kode lama secara otomatis. Investor khawatir AI akan membuat proses kerja menjadi terlalu efisien sehingga kebutuhan akan lisensi software besar seperti Salesforce mungkin berkurang di masa depan.

Salesforce Menaruh Harapan pada Agentforce & Anthropic

Meski pasar khawatir, Salesforce tidak tinggal diam. Mereka kini fokus pada Agentforce, teknologi AI untuk otomatisasi layanan pelanggan. Hasilnya mulai terlihat dimana pendapatan tahunan dari Agentforce telah menembus $800 juta pada kuartal ini.

Selain itu, Salesforce juga memanen keuntungan dari investasinya di startup AI ternama, Anthropic. Benioff mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki sekitar 1% saham di Anthropic dan baru saja menambah investasi sebesar $100 juta lagi.

Target Jangka Panjang Salesforce Dinaikkan

Berkat akuisisi Informatica senilai $8 miliar, Salesforce menaikkan target pendapatan tahun fiskal 2030 menjadi $63 miliar (sebelumnya $60 miliar). Ini menunjukkan bahwa secara fundamental, Salesforce masih optimis bisa terus melakukan ekspansi melalui kombinasi inovasi produk dan akuisisi strategis.

Risks & Considerations

  • Risiko Kanibalisasi AI: Jika alat AI pihak ketiga menjadi terlalu canggih, pelanggan mungkin mengurangi penggunaan platform CRM tradisional.
  • Volatilitas Sektor Teknologi: Saham Salesforce telah turun ~28% sejak awal 2026, menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap suku bunga dan sentimen sektor perangkat lunak.
  • Eksekusi Akuisisi: Keberhasilan mencapai target $63 miliar di tahun 2030 sangat bergantung pada seberapa efektif integrasi Informatica dan Qualified ke dalam ekosistem Salesforce.
  • Valuasi Saham: Meski buyback dilakukan, investor perlu memperhatikan rasio P/E (Price-to-Earnings) untuk memastikan harga saat ini benar-benar "murah" secara historis.

FAQ 

  1. Mengapa saham Salesforce turun padahal laba melampaui estimasi?
    Karena investor lebih fokus pada guidance (proyeksi masa depan) yang dianggap kurang agresif dibanding ekspektasi pasar.
  2. Apa itu Buyback Saham?
    Langkah perusahaan membeli kembali sahamnya di pasar. Ini mengurangi jumlah saham beredar dan biasanya meningkatkan nilai per saham (EPS).
  3. Apa itu Agentforce?
    Teknologi AI terbaru dari Salesforce yang dirancang untuk mengotomatisasi layanan pelanggan dan fungsi korporat lainnya secara mandiri.
  4. Berapa besar kepemilikan Salesforce di Anthropic?
    Sekitar 1% dengan total investasi mencapai $330 juta.
  5. Bagaimana pengaruh akuisisi Informatica?
    Memberikan kontribusi pendapatan langsung ($399 juta di kuartal terakhir) dan memperkuat kapabilitas integrasi data AI.
  6. Apakah Salesforce memiliki utang yang besar?
    Menurut CEO Marc Benioff, neraca keuangan mereka sangat sehat dan "under-leveraged" (rasio utang rendah).

Kesimpulan untuk Investor Saham Amerika

Koreksi harga saham Salesforce mencerminkan tarik-ulur antara sentimen jangka pendek terkait "ketakutan AI" dan fundamental perusahaan yang masih tumbuh. Bagi investor jangka panjang, komitmen buyback senilai $50 miliar menunjukkan posisi kas yang sangat kuat dan kepercayaan diri manajemen terhadap masa depan perusahaan.

Transaksi CRM di Sini!

Beli Call Option CRM di SIni!

Sources 

Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1