ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
AI Makin Dominan, Pendapatan Nvidia Melonjak 75%
shareIcon

AI Makin Dominan, Pendapatan Nvidia Melonjak 75%

39 minutes ago
·
Waktu baca: 4 menit
shareIcon
AI Makin Dominan, Pendapatan Nvidia Melonjak 75%
Nvidia kembali mengukuhkan posisinya sebagai raja dalam perlombaan kecerdasan buatan (AI). Dalam laporan keuangan kuartal keempat fiskal yang dirilis Rabu (25/2), raksasa chip ini berhasil melampaui ekspektasi analis baik dari sisi pendapatan maupun laba, didorong oleh permintaan masif terhadap infrastruktur data center. Selama 1 tahun kebelakang, saham NVDA sudah naik 49.01%.

Beli Call Options $NVDA di Sini!

Beli Saham $NVDA di Sini!

Key Takeaways

  • Dominasi Mutlak Data Center: Unit ini kini menyumbang 91% dari total pendapatan perusahaan ($62,3 miliar), membuktikan transisi penuh Nvidia dari perusahaan kartu grafis menjadi raksasa infrastruktur AI.
  • Efisiensi Energi Jadi Kunci: Produk generasi berikutnya, Vera Rubin, dijanjikan memiliki performa per watt 10 kali lipat lebih efisien, menjawab kekhawatiran global mengenai konsumsi listrik data center.
  • Ketahanan Rantai Pasok: Nvidia secara agresif memindahkan produksi ke Arizona (AS) dan Meksiko untuk mengurangi ketergantungan pada manufaktur tunggal di Asia.
  • Pertumbuhan Networking yang Eksponensial: Penjualan suku cadang networking melonjak 263%, menunjukkan bahwa interkoneksi antar-GPU hampir sama pentingnya dengan chip itu sendiri.

Performa Keuangan Nvidia Lampaui Estimasi

Nvidia melaporkan pertumbuhan yang sangat kontras dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berikut adalah perbandingan angka riil terhadap estimasi LSEG:

  • Laba per Saham (EPS): $1.62 (Disesuaikan) vs $1.53 (Estimasi)
  • Pendapatan Total: $68.13 miliar vs $66.21 miliar (Estimasi)

Total pendapatan perusahaan melonjak 73% year-over-year. Yang paling mencolok, unit Data Center kini menyumbang lebih dari 91% dari total penjualan perusahaan, mencapai angka fantastis $62.3 miliar.

Data Center dan Networking Jadi Tulang Punggung AI

Lonjakan pendapatan ini tidak lepas dari peran unit Data Center yang menaungi chip AI terkemuka di pasar. Menariknya, lini bisnis networking Nvidia juga mencatat pertumbuhan luar biasa sebesar 263% menjadi $10.98 miliar, berkat adopsi teknologi NVLink dan sakelar Spectrum-X Ethernet oleh raksasa teknologi seperti Meta.

"Hyperscalers (perusahaan cloud besar) tetap menjadi kategori pelanggan terbesar kami, menyumbang lebih dari 50% dari pendapatan data center," ungkap CFO Nvidia, Colette Kress.

Era "Vera Rubin" Akan Lampaui Target Pendapatan Nvidia

Nvidia memberikan panduan (guidance) yang jauh lebih optimistis untuk kuartal pertama fiskal mendatang, dengan target pendapatan sebesar $78 miliar, melampaui prediksi analis di angka $72.6 miliar.

Beberapa poin penting untuk prospek masa depan Nvidia meliputi:

  • Sampel Vera Rubin: Nvidia mengonfirmasi telah mengirimkan sampel pertama sistem Vera Rubin (penerus Blackwell) kepada pelanggan minggu ini. Produksi massal dijadwalkan pada paruh kedua tahun ini.
  • Efisiensi Energi: Arsitektur Vera Rubin menjanjikan performa per watt 10 kali lipat lebih baik, solusi krusial bagi masalah keterbatasan daya di pusat data global.
  • Diversifikasi Rantai Pasok: Untuk mengurangi ketergantungan pada Asia, Nvidia mulai memproduksi GPU Blackwell di pabrik TSMC Arizona dan merakit sistem di pabrik Foxconn Meksiko.

Tantangan di Sektor Gaming dan Otomotif

Meski AI bersinar, unit Gaming Nvidia mengalami penurunan 13% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi $3.7 miliar. Analis menduga Nvidia memprioritaskan kapasitas produksi untuk chip AI (seperti Grace Blackwell) di tengah keterbatasan memori global, sehingga peluncuran kartu grafis gaming baru kemungkinan tertunda.

Sementara itu, unit Otomotif mencatat pendapatan $604 juta, sedikit di bawah ekspektasi pasar sebesar $654.8 juta.

Comparison Table: Performa Divisi

Divisi

Pendapatan (Miliar)

Pertumbuhan (YoY)

Status vs Estimasi

Data Center

$62,3

+75%

Beat (Melampaui)

Gaming

$3,7

+47%

Miss (Turun 13% dari Q sebelumnya)

Professional Viz

$1,32

+159%

Beat (Melampaui)

Automotive

$0,604

+6%

Miss (Di bawah estimasi)

Investasi Strategis Nvidia dan Kemitraan OpenAI

Nvidia juga terus memperluas pengaruhnya melalui investasi sebesar $17.5 miliar pada perusahaan rintisan dan infrastruktur AI, termasuk kepemilikan saham di Intel. Mengenai kemitraan senilai $100 miliar dengan OpenAI yang diumumkan September lalu, CEO Jensen Huang menyatakan bahwa kedua perusahaan hampir mencapai kesepakatan final, meskipun statusnya saat ini masih dalam tahap negosiasi.

Dengan kenaikan saham Nvidia sebesar 5% sepanjang tahun 2026, Nvidia tetap menjadi satu-satunya perusahaan "Trillion-Dollar Club" selain Apple yang mencatat pertumbuhan positif di tengah lesunya pasar teknologi tahun ini.

Risks & Considerations

  • Konsentrasi Pelanggan: Lebih dari 50% pendapatan bergantung pada segelintir perusahaan teknologi besar (Hyperscalers). Jika mereka mengurangi belanja AI, pendapatan Nvidia akan anjlok.
  • Geopolitik & Regulasi: Pembatasan ekspor ke China tetap menjadi hambatan permanen bagi potensi pasar yang lebih besar.
  • Kelangkaan Suplai Memori: Ketergantungan pada pemasok memori pihak ketiga dapat membatasi jumlah unit yang bisa dijual, terlepas dari tingginya permintaan.
  • Risiko Investasi: Investasi $17,5 Miliar di startup AI bersifat spekulatif dan mungkin tidak menghasilkan keuntungan dalam waktu dekat.

FAQ

  1. Mengapa saham Nvidia sempat turun meski laporannya bagus?
    Pasar sering kali sudah melakukan "price-in" (menyesuaikan harga) sebelum laporan dirilis. Aksi ambil untung (profit taking) adalah hal lumrah.
  2. Apa itu Vera Rubin?
    Arsitektur chip AI generasi berikutnya setelah Blackwell yang menjanjikan peningkatan efisiensi daya 10x lipat.
  3. Mengapa unit Gaming turun dibandingkan kuartal sebelumnya?
    Adanya kendala memori global yang memaksa Nvidia memprioritaskan produksi chip AI yang lebih menguntungkan.
  4. Seberapa besar pengaruh OpenAI terhadap Nvidia?
    Sangat besar. Kedua perusahaan sedang memfinalisasi kesepakatan senilai $100 Miliar untuk infrastruktur AI.
  5. Apakah Nvidia masih menjual produk ke China?
    Nvidia tidak memasukkan pendapatan China dalam proyeksi masa depan karena regulasi ekspor AS yang ketat.
  6. Mengapa networking tumbuh lebih cepat dari chip itu sendiri?
    Karena membangun superkomputer AI membutuhkan ribuan chip yang saling terhubung; tanpa teknologi networking yang kuat, chip AI tidak akan bekerja maksimal.

Sources & Methodology

Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1