ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
Netflix Lampaui 325 Juta Pelanggan, Fokus pada Akuisisi Raksasa Warner Bros. Discovery
shareIcon

Netflix Lampaui 325 Juta Pelanggan, Fokus pada Akuisisi Raksasa Warner Bros. Discovery

21 Jan 2026, 4:49 AM
·
Waktu baca: 2 menit
shareIcon
Netflix Lampaui 325 Juta Pelanggan, Fokus pada Akuisisi Raksasa Warner Bros. Discovery
Raksasa hiburan streaming, Netflix, baru saja merilis laporan keuangan kuartal keempat tahun 2025 pada Selasa (20/1) waktu setempat. Perusahaan mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menembus angka 325 juta pelanggan berbayar secara global, sebuah tonggak sejarah baru sejak mereka berhenti melaporkan jumlah keanggotaan secara rutin setahun yang lalu.

Meskipun mencatatkan pertumbuhan pelanggan yang solid dan melampaui estimasi Wall Street, saham Netflix (NFLX) justru terpantau turun lebih dari 4% pada perdagangan pasca-penutupan.

Beli Call Option NFLX di Sini!

Beli Saham NFLX di Sini!

Performa Keuangan yang Kuat

Netflix melaporkan pendapatan sebesar $12,05 miliar, sedikit di atas perkiraan analis sebesar $11,97 miliar. Laba bersih per saham (EPS) tercatat sebesar 56 sen, naik dibandingkan 43 sen pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan ini didorong oleh tiga faktor utama: penambahan jumlah anggota, kenaikan harga langganan, dan lonjakan pendapatan dari sektor iklan. Netflix mengungkapkan bahwa pendapatan iklan tahun 2025 tumbuh lebih dari 2,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai angka lebih dari $1,5 miliar.

Untuk tahun 2026, Netflix memproyeksikan pendapatan total akan mencapai kisaran $50,7 miliar hingga $51,7 miliar, dengan target ambisius untuk menggandakan pendapatan iklan mereka sekali lagi.

Update Akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD)

Fokus utama investor saat ini tertuju pada langkah berani Netflix untuk mengakuisisi aset studio film Warner Bros. dan layanan streaming HBO Max. Kesepakatan yang diumumkan Desember lalu ini bernilai fantastis, yakni sekitar $72 miliar.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait perkembangan akuisisi tersebut:

  • Penawaran Tunai: Netflix baru saja mengubah tawaran mereka menjadi all-cash (tunai sepenuhnya). Untuk mendanai ini, perusahaan mengumumkan penghentian sementara pembelian kembali saham (share buyback).

  • Alasan Strategis: Co-CEO Ted Sarandos menyatakan bahwa perpustakaan konten Warner Bros. dan IP (kekayaan intelektual) mereka akan mempercepat strategi bisnis Netflix dan memberikan opsi langganan yang lebih fleksibel bagi pengguna.

  • Tantangan Regulasi: Akuisisi ini mengejutkan pasar karena Netflix selama ini dikenal menghindari merger besar. Saham perusahaan bahkan telah merosot hampir 30% sejak rumor akuisisi ini beredar pada Oktober lalu. Selain itu, Netflix harus menghadapi persaingan dari Paramount Skydance yang mencoba melakukan upaya akuisisi paksa (hostile takeover) terhadap WBD.

Keyakinan di Tengah Persaingan

Meski menghadapi tantangan dari regulator dan persaingan ketat dengan platform lain seperti YouTube, pimpinan Netflix tetap optimis. Ted Sarandos menegaskan bahwa kesepakatan ini "pro-konsumen, pro-inovasi, dan pro-pekerja."

"Kami tidak sedang menciutkan kreasi konten, melainkan memperluasnya melalui transaksi ini," ujar Sarandos, menanggapi kekhawatiran mengenai efisiensi tenaga kerja di industri media.

Dengan bergabungnya aset HBO dan Warner Bros., Netflix berharap dapat terus mendominasi pasar streaming global di tengah lanskap kompetisi yang semakin memanas.

Beli Call Option NFLX di Sini!

Beli Saham NFLX di Sini!

Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1