Key Takeaways
- Kinerja Unggul: Pendapatan dan laba bersih melampaui ekspektasi analis berkat kenaikan trafik pengunjung.
- Sukses Promosi Viral: Kolaborasi "Grinch Meal" menjadi fenomena global, menjadikan McDonald's penjual kaos kaki terbesar di dunia selama satu minggu.
- Fokus pada Afordabilitas: Peluncuran kembali Extra Value Meals (diskon ~15%) berhasil menarik kembali konsumen berpenghasilan rendah.
- Rencana Ekspansi 2026: Target pembukaan 2.600 gerai baru secara global untuk memacu pertumbuhan penjualan sistemik sebesar 2,5%.
Quick Facts Table
Indikator | Hasil Q4 2025 | Estimasi Analis (LSEG) | Status |
Pendapatan | $7 Miliar | $6,84 Miliar | Lebih tinggi dibandingkan konsensus |
Laba per Saham (EPS) | $3,12 (Adjusted) | $3,05 | Lebih tinggi dibandingkan konsensus |
Same-Store Sales (AS) | +6,8% | +3,9% | |
Laba Bersih | $2,16 Miliar | N/A | Naik YoY |
Target Gerai Baru | 2.600 Lokasi | N/A | Agresif |
Strategi & Pendorong Pertumbuhan McDonald’s
- Kekuatan "Value & Affordability"
CEO Chris Kempczinski menekankan bahwa perusahaan fokus mendengarkan konsumen yang merasa tertekan oleh inflasi. Dengan menghadirkan paket hemat yang memberikan diskon hingga sekitar 15%, McDonald's berhasil meningkatkan skor affordability di mata pelanggan.
- Efek Grinch & Monopoli
Promosi tematik seperti Grinch Meal dan permainan Monopoly terbukti ampuh mendorong trafik. Fakta uniknya, McDonald's menjual 50 juta pasang kaos kaki Grinch hanya dalam beberapa hari, yang berkontribusi pada hari penjualan tertinggi dalam sejarah perusahaan.
- Inovasi Menu Selanjutnya
McDonald's belajar dari eksperimen "CosMc’s" untuk meluncurkan lini minuman baru seperti minuman energi dan fruity refreshers pada 2026. Selain itu, mereka mulai menguji menu ayam hand-breaded untuk menyaingi kompetitor dan menyiapkan menu khusus bagi pengguna obat diet GLP-1.
Pertumbuhan Penjualan Per Wilayah Pasar
Wilayah Pasar | Pertumbuhan Penjualan (Same-Store) | Faktor Pendorong |
Amerika Serikat (AS) | +6,8% | Promosi viral & pemulihan pasca wabah E. coli tahun lalu. |
Pasar Internasional (Maju) | +5,2% | Performa kuat di Jerman dan Australia. |
Pasar Lisensi (Berkembang) | +4,5% | Ekspansi gerai oleh mitra lokal. |
Risks & Considerations (Penting bagi Investor)
- Kondisi Cuaca: Badai musim dingin di akhir Januari 2026 sempat menyebabkan penutupan gerai, yang diprediksi akan memperlambat pertumbuhan penjualan di kuartal pertama (Q1).
- Sentimen Konsumen Rendah: Meskipun strategi value berhasil, McDonald's memperingatkan bahwa daya beli konsumen berpenghasilan rendah tetap menantang.
- Risiko Operasional: Pembukaan 2.600 gerai baru membutuhkan biaya modal (capex) besar ($3,7 - $3,9 miliar), yang dapat menekan margin jika target penjualan tidak tercapai.
FAQ (Frequently Asked Questions)
- Mengapa saham McDonald's dianggap sebagai indikator ekonomi?
Karena jangkauannya yang luas, McDonald's sering dipandang sebagai "bellwether" (tolok ukur) kesehatan pengeluaran konsumen kelas menengah ke bawah. - Apa itu Same-Store Sales?
Metrik yang membandingkan pendapatan gerai yang sudah beroperasi setidaknya satu tahun untuk melihat pertumbuhan organik tanpa pengaruh pembukaan gerai baru. - Mengapa McDonald's mulai menjual minuman energi?
Perusahaan ingin menarik segmen pasar sore hari dan bersaing dengan jaringan kopi atau minuman spesialis seperti Starbucks atau Taco Bell. - Apa dampak obat diet GLP-1 (Ozempic/Wegovy) terhadap McDonald's? Perusahaan mewaspadai perubahan pola makan konsumen dan berencana menyoroti menu tinggi protein dan porsi yang lebih sesuai.
- Berapa banyak gerai baru yang akan dibuka di AS?
Dari 2.600 gerai global, sekitar 750 lokasi ditargetkan untuk pasar AS dan pasar internasional yang dioperasikan sendiri.
Sources & Methodology
Sumber Data: Laporan Keuangan Tahunan McDonald's Corp (Februari 2026), Data Estimasi Analis LSEG