
Jawaban Singkat
Saat kamu membeli saham, kamu memiliki sebagian kecil perusahaan penerbitnya sebanyak lembar yang kamu beli. Transaksi berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan pergerakan pasar secara keseluruhan tercermin pada IHSG. Harga bergerak mengikuti permintaan dan penawaran.
Potensi hasil datang dari dua sumber: capital gain saat harga jual lebih tinggi daripada harga beli, dan dividen saat emiten membagikan sebagian laba. Keduanya tidak selalu tersedia. Harga bisa turun, dan emiten bisa saja tidak membagikan dividen.
Modal awal bergantung pada harga saham, karena pembelian di BEI dilakukan per lot dan 1 lot setara 100 lembar saham (sumber: BEI). Rumusnya: nilai pembelian = harga per lembar × 100 lembar × jumlah lot. Tabel berikut memakai harga hipotetis sebagai ilustrasi.
| Harga per lembar (Rp) | Nilai 1 lot / 100 lembar (Rp) | Nilai 5 lot / 500 lembar (Rp) |
|---|---|---|
| 500 | 50.000 | 250.000 |
| 1.000 | 100.000 | 500.000 |
| 2.500 | 250.000 | 1.250.000 |
| 5.000 | 500.000 | 2.500.000 |
| 10.000 | 1.000.000 | 5.000.000 |
Angka di tabel adalah contoh hitungan, bukan harga saham tertentu. Biaya transaksi berbeda di setiap sekuritas, jadi cek rincian biayanya sebelum membeli. Mulailah dari nominal yang sesuai kemampuanmu dan gunakan uang dingin, yaitu dana yang tidak kamu butuhkan dalam waktu dekat.
Investasi berarti memegang saham dalam jangka panjang dan berfokus pada pertumbuhan bisnis serta dividen. Trading berfokus pada selisih harga jangka pendek, termasuk day trading. Keduanya valid. Pilihan yang sesuai bergantung pada tujuan, waktu luang, dan toleransi risikomu.
| Aspek | Investasi | Trading |
|---|---|---|
| Tujuan utama | Pertumbuhan bisnis dan dividen | Selisih harga jangka pendek |
| Jangka waktu | Bulanan hingga tahunan | Harian hingga mingguan |
| Dasar keputusan | Kinerja perusahaan dan valuasi | Tren harga dan indikator teknikal |
| Waktu yang dibutuhkan | Relatif sedikit | Relatif banyak karena harga perlu dipantau |
| Risiko utama | Kinerja bisnis memburuk dan harga turun berkepanjangan | Volatilitas, keputusan emosional, dan biaya transaksi berulang |
Jika kamu sibuk dan ingin membangun portofolio secara bertahap, pendekatan investasi jangka panjang lebih selaras. Jika kamu aktif memantau pasar dan disiplin pada rencana, trading bisa dipertimbangkan setelah kamu memahami risikonya.
Ada dua pendekatan dasar. Analisis fundamental menilai kesehatan bisnis lewat pendapatan, laba bersih, arus kas, dan struktur utang. Beberapa rasio yang sering dipakai adalah PER (harga dibanding laba per saham), PBV (harga dibanding nilai buku per saham), ROE (laba dibanding modal pemegang saham), dan DER (utang dibanding modal sendiri).
Analisis teknikal membaca pergerakan harga lewat tren, area support dan resistance, moving average, dan RSI. Indikator ini alat bantu membaca kondisi harga, bukan ramalan. Untuk gambaran lebih luas, perhatikan juga kondisi sektor dan faktor makro seperti suku bunga dan inflasi.
Perdagangan saham di Indonesia diawasi OJK dan berlangsung di BEI. Karena itu, transaksi sebaiknya dilakukan lewat sekuritas berizin agar dana dan kepemilikan sahammu tercatat dengan benar.
Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Status berizin dan diawasi berarti ada pengawasan regulator, bukan berarti nilai investasi terlindungi dari kerugian.
Pluang adalah aplikasi multi-aset dengan lebih dari 13 juta pengguna (data internal Pluang, 2026). Untuk Saham Indonesia, kamu bisa memakai Web Trading untuk bertransaksi lewat browser dan Screeners untuk menyaring saham sesuai kriteriamu.
Penghasilan dari penjualan saham di bursa dikenai PPh final 0,1% dari nilai transaksi penjualan (sumber: PP Nomor 14 Tahun 1997), sesuai ketentuan perpajakan pasar modal dan bukan komponen biaya sekuritas. Komisi transaksi berbeda di tiap sekuritas. Ketentuan pajak lain, misalnya atas dividen, dapat berbeda dan bisa berubah, jadi konsultasikan ke konsultan pajak atau kantor pajak.
Modal minimal bergantung pada harga saham karena pembelian dilakukan per lot, dan 1 lot setara 100 lembar (sumber: BEI). Jika harganya Rp1.000 per lembar, 1 lot bernilai Rp100.000, belum termasuk biaya transaksi sekuritas dan pajak penjualan yang berlaku saat ini.
Hitungannya Rp2.000 × 100 lembar × 5 lot = Rp1.000.000, belum termasuk biaya transaksi sekuritas. Cek saldo RDN sebelum memasukkan order, lalu sisihkan dana tambahan untuk biaya beli serta biaya dan pajak saat kamu menjual sahamnya nanti sesuai ketentuan berlaku.
Sesi I berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB (Jumat hingga 11.00 WIB) dan Sesi II pukul 13.30–15.50 WIB (Jumat 14.00–15.50 WIB), dengan waktu istirahat di antaranya. Jadwal dapat berubah sesuai pengumuman resmi BEI, jadi cek pengumuman sebelum kamu memasukkan order hari itu.
Bisa. Pemula dapat merujuk Daftar Efek Syariah yang ditetapkan OJK sebagai acuan saham yang memenuhi kriteria syariah, lalu tetap menganalisis kinerja emiten, valuasi, dan risikonya sebelum memutuskan membeli, seperti saham konvensional pada umumnya, serta sesuaikan dengan tujuan dan profil risikomu.
Main saham untuk pemula bertumpu pada tiga hal: rencana yang jelas, pengelolaan risiko, dan kebiasaan belajar yang konsisten. Pahami lot dan modal, buka rekening efek dan RDN di sekuritas berizin, pilih pendekatan yang sesuai tujuanmu, lalu catat setiap keputusan. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab pribadi, dan nilai saham dapat turun.
Pelajari lebih lanjut produk Saham Indonesia di Pluang. Semua investasi mengandung risiko dan kemungkinan kerugian nilai investasi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Produk ini termasuk produk berisiko tinggi. Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini. Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


