ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
Langkah Trump Soal AI dan Batubara Berdampak Terhadap Saham Amerika Berikut
shareIcon

Langkah Trump Soal AI dan Batubara Berdampak Terhadap Saham Amerika Berikut

59 minutes ago
·
Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Langkah Trump Soal AI dan Batubara Berdampak Terhadap Saham Amerika Berikut
Februari 2026 menjadi momentum krusial bagi peta kekuatan ekonomi global. Di tengah laporan melebarnya kesenjangan investasi Artificial Intelligence (AI) antara Amerika Serikat dan China, Presiden Donald Trump mengambil langkah mengejutkan dengan menginstruksikan Pentagon untuk menyerap produksi batubara domestik demi alasan keamanan nasional. Bagi investor, keputusan tersebut bisa berdampak pada pergerakan saham Amerika sektor energi, pertambangan, serta perusahaan yang terkait rantai pasok AI. 

Key Takeaways

  • Dominasi Investasi AI: Kesenjangan belanja AI antara AS dan China semakin lebar; Big Tech AS diperkirakan menghabiskan $650 miliar pada 2026, jauh melampaui total investasi China.
  • Mandat Batubara Pentagon: Presiden Trump memerintahkan Departemen Pertahanan untuk membuat kontrak jangka panjang dengan pembangkit listrik tenaga batubara guna mendukung pangkalan militer.
  • Subsidi Energi Strategis: Departemen Energi (DOE) akan mengucurkan dana untuk menjaga operasional pembangkit batubara di West Virginia, Ohio, North Carolina, dan Kentucky.
  • Kontradiksi Energi vs Teknologi: Di saat pusat data AI membutuhkan energi bersih dan stabil dalam jumlah besar, kebijakan AS justru kembali memperkuat peran batubara dalam bauran energi nasional.

Peta Kekuatan Amerika Serikat 2026

Sektor

Kebijakan / Status

Dampak Pasar

Teknologi AI

Belanja Modal (Capex) ~$650 Miliar

Kesenjangan dengan China semakin menjauh

Energi Fosil

Perintah Eksekutif Pembelian Batubara

Saham Peabody Energy ($BTU) naik 4%

Fokus Wilayah

"Coal Belt" (WV, OH, NC, KY)

Penyelamatan lapangan kerja industri lama

Keamanan Nasional

Batubara dideklarasikan sebagai aset esensial

Peningkatan daya tahan pangkalan militer

Hubungan Antara AI dan Batubara

  1. Kebutuhan Energi Pusat Data AI
    Pusat data AI di AS diperkirakan membutuhkan daya listrik yang sangat masif. Melebarnya kesenjangan investasi AI dengan China berarti AS harus membangun infrastruktur fisik lebih banyak. Langkah Trump mengamankan pasokan batubara dipandang oleh sebagian analis sebagai upaya memastikan ketersediaan listrik "baseload" yang tidak tergantung pada cuaca, meskipun harus mengorbankan target emisi.
  2. Kesenjangan Investasi AS vs China
    Kesenjangan ini melebar bukan hanya karena modal, tetapi juga akses terhadap teknologi. AS memimpin dalam pengembangan model bahasa besar (LLM), sementara China mulai fokus pada efisiensi karena keterbatasan chip. Dengan dukungan energi batubara yang "dipaksakan" tetap beroperasi, AS berupaya memastikan infrastruktur teknologi mereka tidak terhambat oleh kekurangan listrik.
  3. Proteksionisme Industri Domestik
    Industri batubara AS telah merosot dari menyumbang 51% listrik di tahun 2001 menjadi hanya 16% di tahun 2023. Perintah eksekutif ini merupakan upaya intervensi pasar langsung untuk menyelamatkan industri yang kalah bersaing dengan gas alam dan energi terbarukan.

Visi Masa Depan vs Realitas Energi

Komponen

Visi Teknologi AI oleh Silicon Valley

Realitas Energi melalui Kebijakan Trump

Sumber Daya

Komputasi Awan & Chip Canggih

Batubara & Infrastruktur Listrik Tua

Tujuan

Memenangkan perlombaan intelijen global

Kemandirian ekonomi & keamanan militer

Mitra Utama

Microsoft, Alphabet, Meta, OpenAI

Peabody Energy & Departemen Pertahanan

Beli Call Options $MSFT di Sini!

Beli Saham $MSFT di Sini!

Beli Call Options $META di Sini!

Beli Saham $META di Sini!

Beli Call Options $GOOG di Sini!

Beli Saham GOOG di Sini!

Risks & Considerations (Penting bagi Investor)

  • Risiko Sektoral Energi Terbarukan: Kebijakan pro-batubara ini dapat menekan sentimen terhadap saham-saham energi hijau (Solar/Wind) dalam jangka pendek.
  • Efisiensi Biaya: Batubara cenderung lebih mahal dibandingkan gas alam; ketergantungan militer pada batubara dapat meningkatkan beban anggaran pertahanan.
  • Gelembung AI: Jika belanja AI sebesar $650 miliar tidak menghasilkan profitabilitas yang diharapkan, ditambah dengan biaya energi yang meningkat, sektor teknologi dapat mengalami koreksi.

FAQ 

  1. Mengapa Trump memerintahkan Pentagon membeli listrik dari batubara?
    Untuk menghidupkan kembali industri batubara yang sulit bersaing dan memastikan pasokan listrik militer berasal dari sumber domestik yang stabil.
  2. Apa dampak kebijakan ini terhadap harga saham Amerika?
    Saham perusahaan batubara seperti Peabody Energy langsung merespons positif, naik 4%, sementara sektor energi hijau mungkin mengalami tekanan.
  3. Seberapa besar kesenjangan AI AS dan China?
    Sangat besar. Investasi empat perusahaan terbesar AS saja mencapai $650 miliar, yang diperkirakan berlipat-lipat kali lipat dari total pengeluaran AI China.
  4. Apakah batubara cukup untuk menghidupi pusat data AI?
    Batubara menyediakan listrik "baseload" yang stabil 24 jam, namun tantangan lingkungan dan efisiensi tetap membayangi dibandingkan energi nuklir atau gas.
  5. Wilayah mana yang paling diuntungkan?
    Negara bagian seperti West Virginia, Ohio, North Carolina, dan Kentucky yang memiliki banyak pembangkit listrik tenaga batubara.
  6. Apakah ini akan menghentikan transisi energi hijau di AS?
    Tidak sepenuhnya, namun kebijakan ini secara signifikan memperlambat berkurangnya pembangkit listrik tenaga fosil.

Source

  • Perintah Eksekutif Gedung Putih (Feb 2026)
  • Laporan EIA (Energy Information Administration)
  • Data Belanja Modal Big Tech dari FactSet
  • Analisis pasar dari Bloomberg/AFP.
Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1