Berita & Analisis
Investasi Syariah di Tengah Gejolak Global: Panduan Lengkap Bersama Harryka Joddy










Dalam sesi Pluang Academy, Harryka Joddy — perencana keuangan independen bersertifikasi CFP dan Islamic Financial Planner (IBFIM Malaysia & FPSB Indonesia) — membedah strategi investasi syariah dari A hingga Z, mulai dari prinsip dasar hingga aset kripto berbasis emas.
Poin pertama yang ditegaskan Harryka: investasi syariah bukan hanya soal menjauhi yang dilarang, tapi soal mencari yang tayyib — yang berkualitas, adil, dan memberi manfaat bagi semua pihak.
"Konsep fairness berkaitan erat dengan ekonomi syariah — aset yang ada harus menguntungkan investor, pengelola, dan lingkungan sekitar. Jadi secara konsep, ini sangat relevan dan universal." — Harryka Joddy
Faktanya, saham syariah cenderung lebih tahan di tengah tekanan pasar karena perusahaan-perusahaan tersebut dilarang memiliki utang berbunga berlebihan. Ketika suku bunga tinggi atau pasar tertekan, fundamental mereka lebih kokoh.
Sebelum menentukan instrumen, Harryka menekankan 4 pilar utama pengelolaan keuangan syariah:
Perusahaan tidak boleh memperoleh pendapatan signifikan dari:
Banyak perusahaan global punya bisnis yang halal, namun struktur keuangan mereka perlu dicek. Rasio toleransi yang umum digunakan ulama syariah:
Prinsip syariah menekankan Hifdzul Maal — menjaga harta. Saat kondisi global tidak pasti, strategi harus bergeser ke mode defensif. Harryka merekomendasikan pendekatan berbasis tiga jenis aset:
🛡️ Kantong Pengaman | 🪙 Kantong Pelindung | 📈 Kantong Pertumbuhan |
Likuiditas & Dana Darurat | Hedging Inflasi & Geopolitik | Tujuan Jangka Panjang |
Reksa Dana Pasar Uang Syariah | Emas Fisik / Digital (DSN-MUI) | Saham Syariah Lokal & Global |
Sucorinvest Sharia Money Market, BNI-AM Dana Lancar Syariah | PAXG, XAUT, SLV | MSFT, NVDA, GOOG, XOM, JNJ |
Untuk perlindungan nilai, ada dua pilihan utama:
Jika tetap ingin eksposur saham, pilih sektor yang tidak bergantung pada stabilitas global atau justru diuntungkan kenaikan harga komoditas:
Konsep ESG (Environmental, Social, Governance) punya irisan besar dengan investasi syariah — keduanya menghindari sektor destruktif dan mendorong dampak positif. Ini bukan tren sesaat, tapi bentuk nyata dari prinsip Amanah.
Filter ganda yang bisa dipakai:
Contoh saham global yang lolos kedua filter di Pluang: NVDA (chip AI, energy-efficient computing), MSFT (target carbon negative 2030), ABBT (Abbott, akses kesehatan global), TSLA (dekarbonisasi transportasi), ASML (infrastruktur semikonduktor efisien).
Bagi yang tidak ingin memilih satu per satu, tersedia reksa dana yang sudah dikurasi: Batavia Global ESG Sharia Equity (BGESEU) dan Eastspring Syariah Equity Islamic Asia Pacific (USD).
DSN-MUI baru-baru ini menegaskan fatwa bahwa transaksi emas digital adalah halal jika memenuhi syarat. Majelis Tarjih PP Muhammadiyah (5 Maret 2025) juga menyatakan investasi kripto pada dasarnya mubah jika memiliki utilitas nyata dan tidak mengandung skema penipuan.
Beli Produk Emas Pluang Di SIni!
PAXG (Paxos) dan XAUT (Tether) memenuhi syarat teknis perdagangan emas dalam Islam:
"Blockchain hanyalah sebuah wadah. Yang menentukan halal atau haramnya adalah isinya. PAXG dan XAUT memberikan jembatan bagi investor Muslim untuk memiliki emas dengan efisiensi teknologi blockchain tanpa meninggalkan prinsip syariah." — Harryka Joddy
Investasi syariah bukan sekadar daftar larangan — ini adalah kerangka berpikir yang komprehensif, dari sumber modal, pembersihan harta, alokasi kebutuhan, hingga reinvestasi yang berkelanjutan. Di tengah gejolak 2026, prinsip-prinsip ini justru menjadi pelindung alami bagi portofolio Sobat Cuan.
Semua instrumen yang dibahas Harryka Joddy — dari emas digital, reksa dana syariah, ETF, saham global ESG-Syariah, hingga PAXG — tersedia di aplikasi Pluang. Mulai perjalanan investasi syariah kamu hari ini.


