ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
Investasi Syariah di Tengah Gejolak Global: Panduan Lengkap Bersama Harryka Joddy
shareIcon

Investasi Syariah di Tengah Gejolak Global: Panduan Lengkap Bersama Harryka Joddy

20 Apr 2026, 1:27 PM
·
Waktu baca: 4 menit
shareIcon
YouTube Pluang
Di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung dan pasar yang penuh ketidakpastian, banyak investor Muslim bertanya: apakah masih bisa berinvestasi sesuai prinsip syariah tanpa harus mengorbankan imbal hasil? Jawabannya: bisa — bahkan lebih tangguh dari yang Sobat Cuan kira.

Dalam sesi Pluang Academy, Harryka Joddy — perencana keuangan independen bersertifikasi CFP dan Islamic Financial Planner (IBFIM Malaysia & FPSB Indonesia) — membedah strategi investasi syariah dari A hingga Z, mulai dari prinsip dasar hingga aset kripto berbasis emas.

Bukan Sekadar Menghindari Haram

Poin pertama yang ditegaskan Harryka: investasi syariah bukan hanya soal menjauhi yang dilarang, tapi soal mencari yang tayyib — yang berkualitas, adil, dan memberi manfaat bagi semua pihak.

"Konsep fairness berkaitan erat dengan ekonomi syariah — aset yang ada harus menguntungkan investor, pengelola, dan lingkungan sekitar. Jadi secara konsep, ini sangat relevan dan universal." — Harryka Joddy

Faktanya, saham syariah cenderung lebih tahan di tengah tekanan pasar karena perusahaan-perusahaan tersebut dilarang memiliki utang berbunga berlebihan. Ketika suku bunga tinggi atau pasar tertekan, fundamental mereka lebih kokoh.

4 Pilar Investasi Syariah

Sebelum menentukan instrumen, Harryka menekankan 4 pilar utama pengelolaan keuangan syariah:

  • Modal Halal — Pastikan sumber dana berasal dari penghasilan yang halal.
  • Bersihkan Harta — Tunaikan Zakat, Infaq, atau Sedekah sebelum diputar kembali ke investasi.
  • Alokasi Sesuai Kebutuhan — Kelola berdasarkan prioritas keluarga dan tujuan jangka panjang.
  • Reinvestasi — Putar kembali keuntungan ke instrumen syariah agar siklus keberkahan terus berjalan.

Cara Menyaring Aset: Business & Financial Screening

Business Screening

Perusahaan tidak boleh memperoleh pendapatan signifikan dari:

  • Jasa keuangan konvensional (bank ribawi, asuransi konvensional)
  • Hiburan non-halal (kasino, perjudian, konten dewasa)
  • Makanan & minuman haram (babi, alkohol, tembakau)
  • Industri senjata yang digunakan untuk tujuan tidak dibenarkan

Financial Screening

Banyak perusahaan global punya bisnis yang halal, namun struktur keuangan mereka perlu dicek. Rasio toleransi yang umum digunakan ulama syariah:

  • Rasio Utang Berbasis Bunga: tidak lebih dari 33% total aset
  • Rasio Pendapatan Non-Halal: tidak lebih dari 5% total pendapatan
  • Rasio Aset Cair: perbandingan kas dan piutang terhadap total aset dijaga sehat

Strategi di Tengah Ketegangan Geopolitik 2026

Prinsip syariah menekankan Hifdzul Maal — menjaga harta. Saat kondisi global tidak pasti, strategi harus bergeser ke mode defensif. Harryka merekomendasikan pendekatan berbasis tiga jenis aset:

🛡️ Kantong Pengaman

🪙 Kantong Pelindung

📈 Kantong Pertumbuhan

Likuiditas & Dana Darurat

Hedging Inflasi & Geopolitik

Tujuan Jangka Panjang

Reksa Dana Pasar Uang Syariah

Emas Fisik / Digital (DSN-MUI)

Saham Syariah Lokal & Global

Sucorinvest Sharia Money Market, BNI-AM Dana Lancar Syariah

PAXG, XAUT, SLV

MSFT, NVDA, GOOG, XOM, JNJ

Safe Haven Syariah

Untuk perlindungan nilai, ada dua pilihan utama:

  • Emas — 'mata uang' syariah yang paling tahan terhadap inflasi akibat perang. Pastikan membeli emas fisik atau digital dengan underlying fisik yang jelas dan serah terima sah (sesuai fatwa DSN-MUI).
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah — 80–90% dialokasikan ke Sukuk. Contoh: Bahana MES Syariah, BNI-AM Ardhani Pendapatan Tetap Syariah.
  • Reksa Dana Pasar Uang Syariah — sangat likuid, bisa dicairkan kapan saja. Contoh: Sucorinvest Sharia Money Market Fund, BNI-AM Dana Lancar Syariah.

Saham Syariah yang 'Anti-Geopolitik'

Jika tetap ingin eksposur saham, pilih sektor yang tidak bergantung pada stabilitas global atau justru diuntungkan kenaikan harga komoditas:

  • Teknologi (Cloud & AI) — MSFT, GOOG/GOOGL, NVDA. Rasio utang rendah, hampir selalu lolos kriteria syariah.
  • Energi (Hedge Geopolitik) — XOM (Exxon Mobil), CVX (Chevron). Tersedia di Pluang. Cocok saat ketegangan Timur Tengah mendorong harga minyak naik.
  • Consumer Goods Defensif — PG (Procter & Gamble), PEP (PepsiCo). Penjualan stabil meski kondisi global bergejolak.
  • Healthcare — JNJ (Johnson & Johnson), MRK (Merck). Tahan resesi karena kebutuhan kesehatan tidak bisa ditunda.

Beli Saham $MSFT di Sini!

Beli Saham $NVDA di Sini!

Beli Saham $JNJ di Sini!

Investasi Bermakna: Sinergi Syariah dan ESG

Konsep ESG (Environmental, Social, Governance) punya irisan besar dengan investasi syariah — keduanya menghindari sektor destruktif dan mendorong dampak positif. Ini bukan tren sesaat, tapi bentuk nyata dari prinsip Amanah.

Filter ganda yang bisa dipakai:

  • Filter Syariah: Gunakan standar AAOIFI — total utang berbasis bunga tidak lebih dari 45% total aset. Validasi prinsip Thayyib: tidak ada pendapatan dari sektor terlarang.
  • Filter ESG: Perusahaan memiliki tata kelola transparan dan target minimisasi jejak karbon.

Contoh saham global yang lolos kedua filter di Pluang: NVDA (chip AI, energy-efficient computing), MSFT (target carbon negative 2030), ABBT (Abbott, akses kesehatan global), TSLA (dekarbonisasi transportasi), ASML (infrastruktur semikonduktor efisien).

Bagi yang tidak ingin memilih satu per satu, tersedia reksa dana yang sudah dikurasi: Batavia Global ESG Sharia Equity (BGESEU) dan Eastspring Syariah Equity Islamic Asia Pacific (USD).

Emas Digital di Blockchain: PAXG & XAUT

DSN-MUI baru-baru ini menegaskan fatwa bahwa transaksi emas digital adalah halal jika memenuhi syarat. Majelis Tarjih PP Muhammadiyah (5 Maret 2025) juga menyatakan investasi kripto pada dasarnya mubah jika memiliki utilitas nyata dan tidak mengandung skema penipuan.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

PAXG (Paxos) dan XAUT (Tether) memenuhi syarat teknis perdagangan emas dalam Islam:

  • Underlying Asset Nyata — dukungan emas fisik 1:1 yang disimpan di brankas. Ada objek ('ain) nyata, bukan angka digital kosong.
  • Bukan Instrumen Spekulatif — nilainya dipatok pada harga emas dunia, sehingga Gharar (ketidakpastian berlebihan) minimal.
  • Bebas Riba & Derivatif — tidak berbasis bunga, bukan produk pinjaman, bukan derivatif berleverage tinggi.
  • Kepemilikan Jelas — blockchain mencatat perpindahan kepemilikan secara instan, mendekati syarat Yadan bi Yadin (serah terima seketika).

"Blockchain hanyalah sebuah wadah. Yang menentukan halal atau haramnya adalah isinya. PAXG dan XAUT memberikan jembatan bagi investor Muslim untuk memiliki emas dengan efisiensi teknologi blockchain tanpa meninggalkan prinsip syariah." — Harryka Joddy

Mulai dari Mana?

Investasi syariah bukan sekadar daftar larangan — ini adalah kerangka berpikir yang komprehensif, dari sumber modal, pembersihan harta, alokasi kebutuhan, hingga reinvestasi yang berkelanjutan. Di tengah gejolak 2026, prinsip-prinsip ini justru menjadi pelindung alami bagi portofolio Sobat Cuan.

Semua instrumen yang dibahas Harryka Joddy — dari emas digital, reksa dana syariah, ETF, saham global ESG-Syariah, hingga PAXG — tersedia di aplikasi Pluang. Mulai perjalanan investasi syariah kamu hari ini.

Ditulis oleh
channel logo
Davion Arsinio
Right baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1