ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Berita & Analisis
Belum Telat, Investasi Emas dan ETF Emas di 2026 Masih Menjanjikan
shareIcon

Belum Telat, Investasi Emas dan ETF Emas di 2026 Masih Menjanjikan

1 hour ago
·
Waktu baca: 4 menit
shareIcon
Belum Telat, Investasi Emas dan ETF Emas di 2026 Masih Menjanjikan
Dalam lanskap ekonomi global yang terus berubah, emas telah bertransformasi dari sekadar perhiasan menjadi pilar utama dalam portofolio investasi institusional. Memasuki tahun 2026, urgensi untuk memiliki emas sebagai aset utama semakin kuat. Berdasarkan laporan terbaru, emas bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi investor yang mengejar pertumbuhan jangka panjang dan perlindungan risiko.

Key Takeaways

  • Diversifikasi yang Tepat: Emas memiliki korelasi negatif dengan saham saat pasar mengalami tekanan ekstrem, menjadikannya pelindung portofolio yang tangguh.
  • Pertumbuhan Jangka Panjang: Sejak 1971, emas memberikan imbal hasil tahunan rata-rata 9%, bersaing ketat dengan performa ekuitas dan melampaui obligasi.
  • Likuiditas Luar Biasa: Dengan volume perdagangan harian mencapai US$361 miliar, emas tetap mudah dicairkan bahkan dalam kondisi stres finansial.
  • Lindung Nilai Inflasi: Emas secara historis melampaui indeks harga konsumen (CPI) global, menjaga daya beli dari devaluasi mata uang fiat.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Quick Facts Table

Parameter

Statistik Utama (Estimasi 2026)

Total Nilai Pasar Fisik

± US$12,6 Triliun

Pertumbuhan Stok Tahunan

± 1,7% per tahun

Imbal Hasil Tahunan (Sejak 1971)

9% (Annualized)

Volume Perdagangan Harian

US$361 Miliar

Penggerak Utama Demand

Perhiasan, Investasi, Bank Sentral, Teknologi

Performa Historis yang Melampaui Ekspektasi

Sejak standar emas AS berakhir pada tahun 1971, harga emas dalam dolar AS telah meningkat rata-rata 9% per tahun. Angka ini menempatkan emas setara dengan kinerja ekuitas (saham) dan jauh di atas obligasi.

Sepanjang dua dekade terakhir (2005–2025), emas secara konsisten mengungguli banyak kelas aset utama lainnya. Keunggulan ini didorong oleh kelangkaannya; stok emas di atas permukaan bumi hanya tumbuh sekitar 1,7% per tahun, sementara jumlah uang beredar (fiat) tumbuh jauh lebih cepat sebesar 7,3%.

Diversifikasi Aset

Banyak aset yang diklaim sebagai diversifikator gagal saat pasar mengalami krisis karena korelasinya mendadak menjadi positif (semua aset turun bersamaan). Emas berbeda.

  • Saat Pasar Turun: Korelasi emas dengan saham menjadi negatif. Ketika saham anjlok secara ekstrem, emas justru cenderung naik.
  • Saat Pasar Pulih: Berkat sifatnya sebagai barang konsumsi (perhiasan dan teknologi), emas juga mendapat keuntungan dari pertumbuhan ekonomi (wealth effect), sehingga tetap memberikan performa positif saat ekonomi membaik.

Perlindungan Terhadap Inflasi dan Deflasi

Emas adalah instrumen langka yang tidak memiliki risiko kredit atau kewajiban pihak lain (no one's liability).

  • Inflasi: Di tahun-tahun dengan inflasi tinggi (di atas 5%), harga emas rata-rata naik hingga dua digit.
  • Deflasi: Saat suku bunga rendah dan stres finansial meningkat, permintaan investasi emas justru menguat sebagai perlindungan nilai.

Membedah Likuiditas: Pasar yang Dalam dan Tangguh

Pasar emas sangat besar dan likuid. Dengan estimasi kepemilikan fisik mencapai US$12,6 triliun, volume perdagangan harian emas pada tahun 2025 rata-rata mencapai US$361 miliar.

Aspek

Detail (Data 2025)

Total Kepemilikan Fisik

US$12,6 Triliun

Volume Dagang Harian

US$361 Miliar

Instrumen Utama

Spot OTC, Kontrak Berjangka, Gold ETFs (GLD, IAU, dll)

Likuiditas ini memastikan bahwa investor besar dapat masuk dan keluar posisi tanpa mengganggu harga pasar secara drastis, bahkan di masa krisis sekalipun.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Emas dalam Portofolio: Dampak pada Risiko dan Imbal Hasil

Menambahkan emas ke dalam portofolio terbukti meningkatkan risk-adjusted return. Analisis terhadap portofolio hipotetis (50% saham, 40% pendapatan tetap, 10% alternatif) menunjukkan hasil sebagai berikut:

  • Return Lebih Tinggi: Alokasi emas 5-10% meningkatkan imbal hasil tahunan secara konsisten selama periode 20 tahun.
  • Drawdown Lebih Rendah: Penurunan nilai portofolio maksimal (maximum drawdown) menjadi lebih kecil dibandingkan portofolio tanpa emas.
  • Efisiensi: Emas menggeser kurva Efficient Frontier ke atas, memberikan imbal hasil yang sama dengan tingkat risiko yang lebih rendah.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Kredensial ESG dan Masa Depan Hijau

Di tahun 2026, aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi krusial. Emas berperan dalam:

  1. Dekarbonisasi: Portofolio dengan emas memiliki intensitas karbon keseluruhan yang lebih rendah.
  2. Stabilitas Iklim: Emas cenderung bertahan lebih baik dalam skenario transisi ekonomi menuju net-zero dibandingkan aset komoditas lainnya.

Cara Beli Emas Digital di Pluang (Langkah-demi-Langkah)

Anda memiliki dua cara utama untuk memiliki emas di Pluang:

Jalur 1: Investasi Emas Digital (Opsi Bisa Cetak Fisik)

  1. Buka Aplikasi Pluang: Masuk ke menu "Emas".
  2. Tentukan Gramasi: Masukkan nominal rupiah atau berat emas (minimal 0,01 gram).
  3. Konfirmasi Pembelian: Saldo Anda akan otomatis terkonversi menjadi saldo emas.
  4. Opsi Cetak: Jika saldo sudah mencapai berat minimal (misal 1 gr), Anda bisa mengajukan "Cetak Fisik" untuk dikirim ke rumah dengan sertifikat Antam.

Jalur 2: Investasi ETF Emas Global (Highlight: GLD)

  1. Akses Saham AS: Di aplikasi Pluang, masuk ke menu "Saham AS".
  2. Cari Ticker "GLD": Pilih SPDR Gold Shares (GLD).
  3. Beli Fraksional: Anda tidak perlu membeli 1 unit penuh. Di Pluang, Anda bisa membeli mulai dari $0,1 (dalam satuan pecahan saham).
  4. Eksposur Dolar: Dengan GLD, Anda mendapatkan dua keuntungan sekaligus: kenaikan harga emas dunia dan potensi penguatan Dolar AS terhadap Rupiah

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Emas Digital vs ETF GLD

Parameter

Emas Digital

ETF GLD

Mata Uang

Rupiah (IDR)

Dolar AS (USD)

Jam Trading

24 Jam

Mengikuti Bursa Saham AS (Malam hari WIB)

Biaya

Spread jual-beli

Komisi transaksi & biaya manajemen ETF

Kelebihan

Bisa dipegang fisiknya

Sangat likuid untuk transaksi besar

Risks & Considerations

  • Volatilitas: Harga emas tetap bisa turun jika bank sentral menaikkan suku bunga secara drastis.
  • Risiko Kurs (Khusus GLD): Karena GLD dalam USD, nilai investasi Anda terpengaruh fluktuasi Rupiah. Jika Rupiah menguat tajam, nilai investasi dalam IDR bisa turun meski harga emas stabil.
  • Biaya Cetak: Untuk emas digital, ada biaya cetak dan asuransi pengiriman jika Anda ingin mengambil fisiknya.

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

 FAQ

  1. Mana yang lebih baik, Emas Digital atau GLD?
    Jika tujuan Anda adalah tabungan jangka panjang, Emas Digital lebih baik. Jika untuk trading atau diversifikasi mata uang USD, pilih GLD.
  2. Apakah GLD aman?
    Sangat aman, ini adalah ETF emas tertua dan terbesar di dunia yang diawasi SEC (AS).
  3. Kapan waktu terbaik membeli emas di Pluang?
    Saat terjadi koreksi harga atau sebagai metode DCA (Dollar Cost Averaging) setiap bulan.
  4. Berapa biaya cetak emas fisik?
    Biaya bervariasi tergantung berat dan jenis sertifikat (Antam/UBS), tertera transparan di aplikasi.
  5. Apakah investasi emas di Pluang kena pajak?
    Sesuai regulasi PPh yang berlaku untuk komoditas dan keuntungan modal di pasar saham.

Apakah Ada Risiko Baru Mulai Investasi Emas di 2026?

Tentu, emas tidak menghasilkan arus kas (dividen/bunga) dan harganya bisa fluktuatif dalam jangka pendek. Namun, sejarah membuktikan bahwa kekurangan ini dikompensasi oleh apresiasi harga jangka panjang dan perlindungan saat aset lain hancur.

Dengan ketidakpastian politik dan ekonomi global yang masih membayangi tahun 2026, emas tetap menjadi aset yang tak tergantikan bagi investor yang cerdas.

Reference:

  • Analisis Strategis: Laporan "Gold As A Strategic Asset: 2026 Edition" oleh World Gold Council.
Ditulis oleh
channel logo
Davion ArsinioRight baner
Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1