Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Panduan Lengkap Mulai Investasi Crypto dengan Aman
shareIcon

Panduan Lengkap Mulai Investasi Crypto dengan Aman

25 Nov 2025, 12:33 AM·Waktu baca: 5 menit
shareIcon
Kategori
Panduan Lengkap Mulai Investasi Crypto dengan Aman

Ingin mulai investasi crypto untuk pemula, tetapi masih bingung dari mana? Artikel ini merangkum dasar yang perlu Anda pahami, langkah praktis untuk memulai dengan aman, hingga cara memilih platform tepercaya. Pegang prinsip sederhana, belajar dulu, mulai kecil dengan uang dingin, dan gunakan strategi yang disiplin seperti DCA agar perjalanan investasi lebih terarah.

  1. Apa Itu Crypto dan Mengapa Populer?

Crypto adalah aset digital yang berjalan di atas jaringan blockchain. Nilainya dibentuk oleh pasar, seperti saham, dan Anda bisa membelinya dalam pecahan kecil sehingga modal awal bisa sangat terjangkau. Popularitasnya meningkat karena akses yang mudah, potensi imbal hasil yang tinggi, pasar yang buka 24 jam, serta inovasi teknologi yang cepat. Namun karakter crypto adalah high risk, high return, sehingga sebaiknya Anda hanya menggunakan dana yang tidak mengganggu kebutuhan pokok. Di Indonesia, crypto dikategorikan sebagai aset investasi dan bukan alat pembayaran yang sah.

  1. Cara Kerja Singkat: Blockchain, Wallet, dan Transaksi

Blockchain dapat dibayangkan sebagai buku besar digital yang transparan, dipecah menjadi blok data yang saling terhubung. Untuk menyimpan dan mengirim crypto, Anda memerlukan wallet, yakni dompet digital yang memiliki public key sebagai alamat dan private key sebagai kunci akses yang wajib dijaga kerahasiaannya. Banyak aset juga memanfaatkan smart contract, yaitu program otomatis di blockchain yang mengeksekusi perintah tanpa perantara. Alur transaksi sederhana, Anda mengirim aset dari wallet, jaringan memverifikasi melalui validator, transaksi dicatat ke blok, lalu aset tiba di wallet penerima.

  1. Manfaat vs Risiko Utama Crypto

Crypto memberi manfaat diversifikasi portofolio, akses pasar global kapan saja, biaya transfer lintas batas yang relatif efisien, dan kesempatan belajar teknologi baru. Di sisi lain, risikonya nyata, mulai dari volatilitas harga yang ekstrem, ancaman keamanan dan penipuan, transaksi yang tidak bisa dibatalkan, hingga ketidakpastian regulasi. Cara mitigasinya, tetapkan rencana investasi yang jelas, batasi porsi crypto sesuai profil risiko, aktifkan 2FA di aplikasi, dan pertimbangkan penyimpanan yang lebih aman untuk jangka panjang.

  1. Langkah Memulai untuk Pemula

Mulailah dengan menentukan tujuan, jangka waktu, dan batas risiko. Hindari memakai dana darurat. Bekali diri dengan edukasi dasar, pahami whitepaper, tokenomics, roadmap, serta reputasi tim pengembang sebelum membeli. Mulai kecil agar Anda fokus belajar proses, sekaligus mencatat biaya transaksi yang timbul. Pilih platform teregulasi yang diawasi OJK dan selesaikan KYC. Lakukan deposit dana, lalu beli aset pertama, umumnya Bitcoin atau Ethereum untuk tahap awal. Terapkan strategi Dollar-Cost Averaging dengan membeli rutin nominal tetap agar harga beli merata dari waktu ke waktu. Lakukan diversifikasi bertahap, jangan all-in di satu koin. Amankan aset dengan mengaktifkan 2FA dan pertimbangkan hardware wallet untuk penyimpanan jangka panjang. Terakhir, siapkan rencana exit yang mencakup target ambil untung, batas kerugian, dan evaluasi berkala.

  1. Aset Crypto yang Cocok untuk Pemula

Bitcoin banyak disebut sebagai “emas digital” karena likuid, kapitalisasi pasar besar, dan cocok untuk memahami ritme volatilitas pasar. Ethereum memiliki ekosistem dApps dan smart contract terbesar, sehingga menjadi pintu masuk ke DeFi dan NFT. Stablecoin seperti USDT atau USDC mengacu pada dolar AS sehingga lebih stabil, berguna untuk parkir dana atau mengurangi fluktuasi saat menunggu peluang.

  1. Strategi Ramah Pemula yang Terbukti

Dollar-Cost Averaging adalah strategi sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko salah timing. Bagi pemula, pendekatan beli dan simpan jangka panjang sering lebih baik ketimbang overtrading. Lakukan rebalancing saat komposisi portofolio melenceng dari target. Jika aset mendukung, pertimbangkan staking melalui platform tepercaya untuk potensi imbal hasil tambahan, dengan tetap memahami risikonya. Selain itu, gunakan analisis sederhana, lihat kapitalisasi pasar, volume transaksi, dan likuiditas sebelum masuk.

  1. Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya

FOMO dan FUD sering menjebak pemula, maka pegang rencana dan jangan beli karena hype atau panik. Hindari all-in dan leverage tinggi, terutama di awal. Jangan berinvestasi tanpa riset, selalu baca whitepaper, roadmap, dan cek tim pengembang. Menumpuk semua aset di exchange bukan ide baik untuk jangka panjang, pertimbangkan wallet non-kustodial jika nilai kepemilikan semakin besar. Terakhir, disiplin keamanan, jangan pernah membagikan private key, waspadai tautan mencurigakan, dan selalu aktifkan 2FA.

  1. Memilih Platform yang Tepat, dan Kenapa Pluang Layak Dipertimbangkan

Saat memilih platform, pastikan diawasi OJK, memiliki keamanan berlapis, biaya transparan, likuiditas baik, edukasi jelas, serta layanan pelanggan yang responsif. Pluang memenuhi kriteria tersebut. Crypto di Pluang berada di bawah pengawasan OJK, dan Pluang telah tersertifikasi ISO/IEC 27001:2013 untuk keamanan informasi. Dana nasabah disimpan secara terpisah di bank kustodian berizin seperti BCA, CIMB Niaga, dan Bank Artha Graha Internasional, ditambah dukungan teknologi kustodian global seperti Fireblocks untuk keamanan aset digital. Untuk pemula, Pluang menyediakan nominal mulai kecil, fitur auto-invest untuk DCA, materi edukasi melalui Pluang Academy, dan laporan investasi yang rapi. Pluang juga menawarkan multi-aset dalam satu aplikasi, meliputi crypto, saham AS dan ETF, emas digital, serta reksa dana, sehingga diversifikasi portofolio lebih mudah dikelola.

KriteriaPluangPlatform investasi lain
Pengawasan regulatorCrypto diawasi OJKBervariasi, cek legalitas masing-masing
Sertifikasi keamananISO/IEC 27001:2013Bervariasi
Kustodian dan penyimpanan danaSegregated account di bank kustodian berizin, dukungan FireblocksBervariasi
Fitur pemulaAuto-invest untuk DCA, nominal mulai kecilBervariasi
EdukasiPluang Academy, News & AnalysisBervariasi
DiversifikasiMulti-aset dalam satu aplikasiBervariasi
  1. Regulasi dan Pajak Crypto di Indonesia

Di Indonesia, aset Crypto kini berada di bawah pengawasan OJK, bukan lagi Bappebti. Crypto tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran, melainkan sebagai aset investasi. Dari sisi perpajakan, transaksi beli crypto tidak dikenakan pajak. Transaksi jual crypto dikenakan PPh Pasal 22 final sebesar 0,21 persen dari nilai transaksi sesuai PMK 50/2025. Pengguna Pluang dapat mengunduh laporan pajak langsung dari aplikasi, caranya buka Akun, pilih Laporan Pajak, tentukan tahun pajak dan jenis aset, lalu kirim ke email. Laporan ini memudahkan Anda menyusun SPT Tahunan dengan benar.

  1. Checklist Singkat Sebelum Beli

Pastikan Anda paham risiko, tujuan, dan jangka waktu investasi. Gunakan uang dingin, bukan dana darurat. Pastikan platform diawasi OJK, KYC selesai, dan 2FA aktif. Siapkan rencana DCA dan batas risiko sejak awal. Terakhir, atur prosedur keamanan wallet dan biasakan menyimpan catatan transaksi dengan rapi.

  1. FAQ Mini untuk Pemula

Berapa modal awal yang ideal? Mulailah dengan jumlah kecil yang Anda siap kehilangan. Fokus pada konsistensi dan proses belajar, bukan mengejar target besar dalam waktu singkat.

Kapan waktu terbaik membeli? Tidak ada waktu yang pasti. Gunakan DCA agar Anda tidak perlu menebak puncak atau dasar harga, sekaligus meratakan harga beli dari waktu ke waktu.

Aset pertama apa yang direkomendasikan? Banyak pemula memulai dari Bitcoin atau Ethereum karena likuiditas dan fundamentalnya kuat. Tambahkan stablecoin untuk fleksibilitas manajemen dana.

Di mana belajar yang tepercaya? Manfaatkan sumber resmi seperti Pluang Academy, artikel edukasi, dan webinar. Ikuti kanal resmi untuk menghindari informasi menyesatkan.

Bagaimana dengan risiko keamanan? Selalu aktifkan 2FA, gunakan password kuat, jangan bagikan private key, dan waspadai tautan mencurigakan. Pertimbangkan hardware wallet untuk penyimpanan jangka panjang.

  1. Kesimpulan

Crypto menawarkan peluang menarik, namun risikonya tinggi. Untuk pemula, kunci utamanya adalah edukasi, disiplin, dan memulai dengan uang dingin. Terapkan strategi sederhana seperti DCA, lakukan diversifikasi bertahap, dan utamakan keamanan akun serta wallet. Pilih platform tepercaya yang diawasi OJK. Pluang layak dipertimbangkan karena berizin, bersertifikasi ISO 27001, memiliki struktur kustodian yang kuat, serta menyediakan fitur ramah pemula dan edukasi terpandu agar Anda bisa mulai dengan aman dan terarah. Dengan demikian, perjalanan Anda di dunia crypto untuk pemula menjadi lebih percaya diri dan berkelanjutan.

Ditulis oleh
channel logo

Davion Arsinio

Right baner

Davion Arsinio

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang insight
Pluang Insight: Lahan Virtual, Proyek Menggiurkan atau Bakal Gagal Total?
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1