









Tahun 2026, harga emas diprediksi akan terus menunjukkan penguatan, khususnya saat kondisi ekonomi tidak pasti. Namun tahukah Sobat Cuan bahwa cara berinvestasi emas kini sudah jauh berkembang, tidak hanya dalam bentuk fisiknya saja?
Tidak hanya memiliki beberapa alternatif, investasi emas juga dapat dilakukan secara Onshore (dalam negeri) dan Offshore (luar negeri). Memahami perbedaan keduanya adalah kunci untuk membangun portofolio yang kokoh.
Perbedaan utama terletak pada lokasi penyimpanan dan mata uang yang digunakan:
| Aspek | Emas Onshore | Emas Offshore |
| Lokasi Aset | Disimpan di Indonesia | Disimpan di luar negeri (London/Swiss) |
| Mata Uang | Ditransaksikan dalam Rupiah (IDR) | Biasanya menggunakan denominasi Dolas AS |
| Penentu Harga | Harga global + Kurs USD/IDR | Murni mengikuti harga pasar global |
Pluang menawarkan berbagai cara untuk memiliki emas sesuai profil risiko Sobat Cuan:
| Aspek | Emas Digital | ETF Emas | Token Emas | Token Futures Emas |
| Pilihan Produk di Pluang | Emas Digital | SPDR Gold Trust (GLD) | XAUT & PAXG | XAUTUSDT-PERPS |
| Transaksi Minimum | Rp10.000 | $1 | Rp10.000 | 0.001 XAUT |
| Jam Perdagangan | 24/7 | Senin s.d. Jumat (kecuali hari libur nasional AS) pada pukul 21:30-04:00 WIB dan 20:30 - 03:00 WIB selama Daylight Saving Time | 24/7 | 24/7 |
| Biaya Transaksi | 0% | 0.2-0.3% | 0% (Instant Order) | 0.1% (Maker & Taker) |
| Spread | Dinamis, relatif lebih tinggi pada saat market tutup | Dinamis mengikuti bursa saham AS | Dinamis, relatif lebih rendah dari emas digital | Dinamis, relatif lebih rendah dari emas digital |
| Biaya Lainnya | Denda penyimpanan untuk pengguna tidak aktif | Biaya pihak ketiga | Biaya CFX | Biaya CFX |
Pilih tipe emas kesukaanmu dan cek langsung harga emas terkini. Bangun portofolio emas-mu di aplikasi Pluang sekarang!


