Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Panduan Investor Jangka Panjang: Mengapa Supply Shock Halving Bitcoin Adalah Kunci Valuasi Menuju 2030
shareIcon

Panduan Investor Jangka Panjang: Mengapa Supply Shock Halving Bitcoin Adalah Kunci Valuasi Menuju 2030

8 Jan 2026, 8:23 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Panduan Investor Jangka Panjang: Mengapa Supply Shock Halving Bitcoin Adalah Kunci Valuasi Menuju 2030

Di tengah hiruk-pikuk trading harian dan grafik lilin per menit, mudah untuk melupakan gambaran besar (big picture). Bagi investor jangka panjang (HODLers), halving Bitcoin bukanlah peristiwa trading jangka pendek, melainkan validasi tesis investasi fundamental: kelangkaan absolut.

Tahun 2026 adalah momen pembuktian. Dengan supply Bitcoin baru yang masuk ke pasar semakin menipis (hanya 3,125 BTC per blok), kita menyaksikan benturan ekonomi antara pasokan yang tidak elastis dan permintaan global yang terus tumbuh. Artikel ini akan membahas mengapa menahan Bitcoin melewati volatilitas adalah strategi yang teruji waktu, analisis model Stock-to-Flow, dan cara membangun posisi jangka panjang yang aman dan efisien biaya di Pluang.

1. Tesis Kelangkaan: Matematika di Balik Nilai

Emas berharga karena langka dan sulit didapat. Namun, jika harga emas naik 10x lipat, manusia akan menemukan cara untuk menambang emas di dasar laut atau asteroid, menambah suplai dan menekan harga. Emas memiliki elastisitas suplai. Bitcoin adalah satu-satunya aset di alam semesta yang suplainya in-elastis sempurna. Tidak peduli seberapa tinggi harga Bitcoin naik, tidak peduli berapa banyak energi yang dikerahkan penambang, protokol hanya akan merilis jumlah koin yang telah ditentukan kode. Batas maksimum 21 juta koin adalah janji matematika yang tidak bisa dilanggar.

Dampak Jangka Panjang Pengurangan Hadiah
Setiap halving mengurangi tingkat inflasi pasokan Bitcoin.

  • 2024: Inflasi turun ke ~0.8% (lebih rendah dari emas).
  • 2028: Inflasi akan turun ke ~0.4%. Seiring waktu, Bitcoin menjadi aset yang semakin "keras" (harder money). Dalam dunia di mana mata uang fiat terus dicetak (inflasi moneter), memegang aset dengan suplai terbatas adalah strategi pertahanan kekayaan paling logis.

2. Fase Penyerapan: Institusi dan ETF

Pasca-halving 2024, dinamika pasar berubah permanen dengan hadirnya ETF Bitcoin Spot di AS dan global. Institusi keuangan besar, dana pensiun, dan korporasi mulai mengakumulasi Bitcoin sebagai aset cadangan (treasury asset).

  • Supply Shock Nyata: ETF menyerap koin jauh lebih cepat daripada kemampuan penambang memproduksinya. Di tahun 2026, ketidakseimbangan ini menciptakan lantai harga (price floor) yang semakin tinggi.
  • Sirkulasi yang Hilang: Studi on-chain menunjukkan jutaan Bitcoin tidak bergerak selama bertahun-tahun (koin hilang atau dipegang HODLer fanatik), membuat suplai yang benar-benar cair (liquid supply) jauh lebih kecil dari yang terlihat.

3. Strategi DCA (Dollar Cost Averaging): Mengalahkan Volatilitas

Mencoba menebak waktu pasar (timing the market) adalah permainan yang sulit dan berisiko. Bagi investor jangka panjang, strategi terbaik adalah Dollar Cost Averaging (DCA).

  • Konsep: Menginvestasikan jumlah dana yang sama secara rutin (misal: Rp 1 juta setiap bulan) terlepas dari harga aset saat itu.
  • Manfaat: Anda membeli lebih banyak unit saat harga murah (koreksi pasca-halving) dan lebih sedikit saat harga mahal. Ini meratakan harga pembelian rata-rata Anda dan menghilangkan stres emosional akibat fluktuasi harga.

Efisiensi Biaya di Pluang
Strategi DCA membutuhkan frekuensi transaksi yang tinggi. Di platform dengan biaya tinggi, fee akan memakan profit Anda. Pluang menawarkan Most Competitive Spread, yang berarti setiap Rupiah yang Anda investasikan secara rutin mendapatkan lebih banyak Satoshi (satuan terkecil Bitcoin) dibandingkan platform lain. Dalam jangka waktu 5-10 tahun, penghematan biaya spread ini bisa bernilai signifikan.

4. Manajemen Portofolio: Rebalancing dengan Aset Lain

Menjadi investor Bitcoin jangka panjang bukan berarti buta terhadap aset lain. Diversifikasi portofolio cerdas dapat meningkatkan kinerja dan mengurangi risiko.

  • Emas Digital: Sebagai lindung nilai tradisional. Di Pluang, Anda bisa dengan mudah memindahkan sebagian profit Bitcoin ke Emas saat pasar crypto terlalu panas.
  • Saham AS (S&P 500 / Nasdaq): Pertumbuhan ekonomi global. Memiliki eksposur ke saham teknologi AS memberikan keseimbangan pertumbuhan.
  • Rebalancing: Tetapkan target alokasi (misal: 10% Crypto, 20% Saham, 20% Emas). Jika harga Bitcoin naik drastis pasca-halving sehingga porsinya menjadi 30% portofolio, jual sebagian kelebihannya untuk membeli aset lain yang tertinggal. Pluang memfasilitasi rotasi aset ini dalam satu aplikasi tanpa ribet.

5. Proyeksi Harga Jangka Panjang

Model Stock-to-Flow (S2F) memprediksi bahwa kelangkaan akan mendorong harga Bitcoin naik secara eksponensial setiap siklus halving. Meskipun model tidak sempurna, arah trennya jelas: aset yang semakin langka dengan permintaan yang meningkat akan mengalami apresiasi harga. Di tahun 2026, kita melihat Bitcoin semakin matang dari aset spekulatif menjadi aset makro global. Volatilitas mungkin masih ada, tetapi tren sekuler (secular trend) adalah naik.

Kesimpulan

Bagi investor jangka panjang, halving Bitcoin adalah konfirmasi bahwa kebijakan moneter Bitcoin berjalan sesuai rencana. Ini adalah satu-satunya sistem keuangan di mana Anda tahu pasti berapa pasokan yang akan ada 10, 20, atau 100 tahun ke depan. Kesabaran adalah mata uang termahal. Gunakan strategi DCA, manfaatkan efisiensi biaya spread kompetitif di Pluang, dan biarkan mekanisme kelangkaan bekerja untuk kekayaan Anda menuju 2030 dan seterusnya. Waktu ada di pihak mereka yang menahan (HODL).

Ditulis oleh
channel logo

Davion Arsinio

Right baner

Davion Arsinio

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang insight
Pluang Insight: Lahan Virtual, Proyek Menggiurkan atau Bakal Gagal Total?
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1